Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Jum'at, 24 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
LINTAS TANAH AIR
[Nusantara]





Anak Korban Pelacuran Diperdakan



Medan, Pelita, Kantor Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Utara (Sumut) telah mengajukan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) kepada Biro Hukum Pemprov Sumut tentang perlindungan terhadap anak korban pelacuran.


Ranperda yang selanjutnya akan digodok di DPRD untuk melindungi anak-anak yang menjadi korban pelacuran, seperti diperdagangkan ke luar daerah dan luar negeri," ungkap Kadispora Sumut Drs Sakhyan Asmara dalam penjelasannya di Kantor Gubernur Sumut, Kamis (27/3).


"Anak-anak di Sumut yang menjadi korban pelacuran cukup banyak," tegas Kadispora Sumut namun tidak menyebutkan data berapa banyak jumlah korban selama satu tahun.


Menanggapi kondisi pemuda di Sumut, Sakhyan yang pernah menjadi pengurus harian DPW Pemuda Pancasila Sumut mengemukakan, dalam dua tahun terakhir ini juga hampir tidak terdengar lagi adanya bentrok antar Organisasi Kepemudaan Masyarakat (OKP), katanya. (ant/atn)



Palsukan Ijasah, Wako Padang Dilaporkan ke Polisi



Padang, Pelita, Wakil Walikota Padang, Chairul Indra dilaporkan oleh salah seorang warga kota itu ke Mapoltabes Padang, karena diduga melakukan pemalsuan ijazah SMA.


Berdasarkan keterangan sumber di Poltabes Padang, Kamis (27/3), warga kota yang melaporkan wakil walikota itu, bernama Drs Firdaus Ilyas (39) PNS beralamat Komplek Harka Blok A No 4 Padang.


Dalam surat laporan nomor LP/340/K/III/2003/Poltabes tertanggal 26 Maret 2003 di Mapoltabes Padang, Firdaus menyebutkan laporan dalam bentuk pengaduan itu atas nama pribadi bukan mewakili organisasi apapun.


Pengaduan tersebut dilakukan sehari setelah Chairul Indra terpilih menjadi Wakil Walikota Padang dalam sidang paripurna DPRD Padang yang digelar Selasa, 25 Maret 2003. Selain dituding memalsukan umur, sebagaimana tertera pada Tanda Tamat Belajar (TTB) dari Sekolah Menengah Umum Tingkat Atas (SMA) 22 Jakarta. (ant/atn)



Kalteng-Kaltim Sepakat Teliti Ulang Batas Wilayah



Puruk Cahu, Kalteng, Dua Pemprov di Kalimantan, yakni Kalteng dan Kaltim, sepakat meneliti ulang batas wilayah mereka di Kabupaten Murung Raya (Mura) dan Kabupaten Kutai Barat (Kubar) karena yang ada selama ini baru titik kontrol (geodesi), bukan batas resmi.


Kabag Tata Pemerintahan Pemkab Mura, Drs.Syarkawi menjelaskan di Puruk Cahu, Kamis, atas kesepakatan kedua Pemprov itu maka kedua kabupaten yang wilayahnya menjadi tapal batas dalam waktu singkat akan segera terjun bersama menentukan batas wilayah mereka.


Munculnya kembali keinginan kedua pemda memastikan garis batas wilayah mereka itu dipicu dengan penemuan lokasi sarang burung walet yang memiliki nilai ekonomis tinggi di sepanjang perbatasan kedua daerah.


Tidak disebut kapan penemuan itu terjadi, tapi dijelaskan bahwa sarang burung walet itu ditemukan oleh warga Desa Batu Kelo, Kecamatan Long Bangun di Kabupaten Kubar, Kaltim serta warga Desa Tumbang Topus, Kecamatan Sumber Barito, Kabupaten Mura, Kalteng, yang keduanya saling berbatasan. (ant/atn)



Siswa SMU-STM Palu Tawuran



Palu, Pelita, Siswa SMU Negeri II dan STM Palu, Sulawesi Tengah (Sulteng), Kamis (27/3) siang sekitar pukul 12:00 WITA kembali terlibat tawuran, namun tidak menimbulkan korban jiwa maupun luka-luka.


Berdasarkan keterangan, di tempat kejadian perkara (TKP), insiden itu berawal dari sejumlah siswa STM yang melempar batu ke atap gedung sekolah dan masjid SMU Negeri II saat beberapa siswa sedang sholat sehingga mereka langsung berhamburan ke luar halaman guna menghindari terkena benda keras.


Sementara para siswa lainnya langsung melakukan penyerangan ke sekolah STM yang kebetulan lokasinya hanya bersebelahan, namun tidak sampai terjadi kontak fisik karena hanya berselang 10 menit petugas dari Polresta Palu tiba di TKP dan berhasil mengamankan mereka.


Kepala Sekolah SMU Negeri II Palu Dra Ny Sumarni AK menyesalkan terjadinya peristiwa itu. Menurut dia, seandainya petugas terlambat tiba di TKP kemungkinan tawuran fisik terjadi dan bisa menimbulkan korban di kedua bela pihak.


Dia membenarkan, akibat insiden tersebut beberapa kaca jendela ruang kelas dan atap masjid SMU Negeri II yang berlokasi di kawasan Jln Tanjung Dako Palu Timur pecah dan bocor terkena benda keras. (ant/atn)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Hari Jadi Pandeglang ke 109 Dimeriahkan Lomba Olahraga
Konjen AS di Surabaya Didemo Murid TK dan SD, Humas Polda: Jatim Tak Perlu Siaga I
Revisi Kesepakatan Tapal Batas Indonesia-PNG Penuh Keakraban
Rakyat Bogor Minta Pilkada Bebas "Money Politics"
Disesalkan, Mutasi Jaksa Tim KKN Bekasi