Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Menag: Tarekat Naqsabandi, Sebaiknya Gabung dengan FKLD
[Agama dan Pendidikan]

Medan, Pelita



Menteri Agama Prof Dr H Said Agil Husin Al Munawar mengatakan, Jami'iyyah taraket Naqsabandi, sebagai organisasi sosial kemasyarakatan, sebaiknya bergabung dengan anggota Forum Komunikasi Lembaga Dakwah (FKLD).


"Tarekat Naqsabandi juga menjadi mitra Departemen Agama," papar Menag dalam sambutan tertulis dibacakan Dirjen Pembinaan Kelembagaan Islam Departemen Agama, Dr H Achmad Qadri Azizi, pada acara silaturrahmi Tarekat Naqsabadiyah Serumpun, di Medan, Minggu (13/4).


Menteri Agama yakin jika semua komponen bangsa khususnya anggota atau jami'iyyah tarekat/tassauf Naqsabandiyah bergabung dengan berbagai komponen umat yang sebarannya sangat luas, maka berbagai program dan persoalan umat dapat teratasi.


Pengamal atau jami'iyah taraket Naqsabandi, ucap Menag, merupakan potensi masyarakat dan juga aset nasional yang mempunyai latar belakang sejarah yang cukup panjang dalam perjuangan bangsa Indonesia.


Bahkan, dalam kapasitas tertentu tarekat Naqsabandi sangat dibutuhkan dalam pembinaan iman dan taqwa serta amaliyah sehari-hari oleh masyarakat.


Oleh sebab itu, kata Said Agil Munawar, keberadaan tarekat Naqsabandi mempunyai arti penting dalam menghimpun, menggalang potensi dan kekuatan bangsa untuk kesatuan, persatuan dan perjuangan syi'ar dan pengamal tarekat.


Ia mengatakan, pada saat memasuki era globalisasi sekarang ini, terlebih lagi di tengah kondisi dunia yang tidak menentu dan begitu mudahnya memusnahkan yang lemah, pengamalan tarekat Naqsabandidinilai sangat perlu ditingkatkan untuk menjadi penyejuk dan pemberi nuansa ketenangan seraya bermunajat kepada Allah SWT.


"Jami'iyyah tarekat Naqsabandi diharapkan perlu lebih aktif mengambil peran positif untuk mengimplementasikan keimanan, ketaqwaan dan amaliyah-amaliyah yang sangat bermanfaat untuk kemaslahatan masyarakat dunia," kata Menag seperti dilansir Antara.


Pertemuan dan silaturrahmi Tarekat Naqsabandiyah Serumpun yang diprakarsai Yayasan Prof.Dr H.Kadirun Yahya di Medan itu dihadiri sekitar 1.000 orang utusan peserta dari berbagai provinsi di Tanah Air.


Hadir dalam acara itu antara lain mantan Menko Kesra, H Azwar Anas, Sekda Provinsi Sumut, Muchyan Tambuse dan para tuan syaikh tarekat Naqsabandi dari provinsi Nanggroe Aceh Darussalam, Sumut dan Sumbar. (dik)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Doa Bersama Keprihatinan Irak di Yogya Berlangsung Khusuk
Penyakit SARS Bisa Diobati Dengan Akupuntur
Penyakit HIV/AIDS Banyak Menyerang Para Remaja
BPPT Lakukan Kerjasama Soal Rekayasa Genetik Tanaman Karet
Jatuhnya Satelit 'BeppoSAX' Tidak Timbulkan Perubahan Cuaca