Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 15 April 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
12 Perampok Gunakan 6 Motor Ditangkap Oknum TNI Mengamuk, Pisau Sangkurnya Melukai Hidayat
[Metropolitan]

Jakarta, Pelita



Sebelas dari dua belas perampok spesialis nasabah bank dan tempat penukaran uang (money changer) ditagkap petugas Resmob dan Jatanras Polda Metro Jaya, Selasa (1/10) di berbagai tempat wilayah hukum Polda Metro Jaya.


Dua orang pelaku terpaksa ditembak karena saat akan ditangkap berusaha kabur dan melawan petugas, sedangkan dari tangan tersangka perampok itu petugas tak menemukan barang bukti apapun karena uang hasil kejahatan habis untuk berfoya-foya dengan wanita penghibur.


Menurut Kasat Serse Umum Polda Metro Jaya, ABKP Raja Erizman, kawanan perampok Kelompok Ketut tergolong sadis karena setiap kali melakukan aksi selalu melukai korban bahkan menewaskannya dengan cara ditembak. Seorang tersangka bernama Budi, yang juga disebut-sebut sebagai komandan kelompok itu, baru keluar dari Lembaga Pemasyarakatan Cipinang dua minggu lalu, dalam kasus yang sama.


Dari pengakuan para tersangka, mereka sudah 10 kali merampok, yang pada umumnya nasabah bank dan money changer.


Modus operandi dalam melakukan aksinya antara lain mereka selalu bergerak bersama dengan menggunakan enam sepeda motor RX King. Biasanya, enam orang yang beraksi melakukan perampokan, sedangkan enam lainnya menunggu di atas sepeda motor dan siap kabur dengan tancap gas.


Enam orang yang melakukan aksinya itu menggunakan senjata api dan mereka langsung melumpuhkan petugas keamanan dan kasir di tempat sasarannya. Setelah petugas tersebut dilumpuhkan, tersangka langsung mengambil uang yang berada di laci kasir.


Mereka dengan cepat mengemasi hasil rampasannya, kemudian naik ke boncengan sepeda motor yang mesinnya tetap hidup, kemudian kabur. Dalam pembagian hasil rampokan, besarnya bervariasi. Ada yang mendapat Rp50 juta, tetapi ada pula yang mencapai ratusan juta rupiah.


Para tersangka, terakhir melakukan aksi perampokan di tempat penukaran uang PT Poreksindo, Jalan Krekot, Bundaran Raya, Sawah Besar, Jakarta Pusat, Februari 2002 lalu.


Oknum TNI mengamuk


Sementara itu Sertu Hartono, oknum anggota TNI mengamuk dan menusuk seorang pemuda Hidayat dengan sangkurny di persimpangan kereta api Pisangan Baru RT01/06 Matraman, Jakarta Timur. Hidayat kini terbaring di RSCM dengan kondisi sangat kritis akibat hunjaman sangkur di bagian perutnya, sedangkan Hartono setelah diamankan di Mapolres Jakarta Pusat kemudian diserahkan ke Pomdam Jaya.


Hingga saat ini petugas masih menyelidiki motif yang dilakukan pelaku yang nyaris membunuh Hidayat. Sementara seorang saksi mengatakan sekitar pukul 20.00 WIB kemarin, Hartono menyerang secara mendadak di saat korban sedang duduk-duduk bersama sejumlah temannya.


Hartono berjalan ke arah korban yang sedang kongkow-kongkow, lalu tanpa diduga ia mencabut pisau komando dari balik bajunya dan langsung menghunjamkannya ke perut Hidayat. Pria ini langsung terjungkal disertai jerit kesakitannya. Meski ia berteriak meminta tolong, namun warga hanya berani menonton karena Hartono mengancam siapa pun yang mencoba menolong bakal senasib dengan korban.


Hidayat baru mendapat pertolongan setelah Hartono meninggalkan lokasi kejadian. Korban dilarikan ke RSCM, sementara kasusnya dilaporkan ke Polsek Matraman. Satu jam kemudian, petugas berhasil membekuk tersangka pada lokasi tak begitu jauh dari tempat kejadian perkara (TKP).(owy)



 


 


 

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Polda Masih Memburu Dua Tersangka Peledakan di Jalan Teluk Betung
KILAS KOTA DAN KRIMINAL
Memalukan, Dua Petugas Dishub Jaksel Diskors
Dituntut Lima Tahun Penjara, Jaksa, Minta Rahardi Ramelan Masuk Rutan
Dituntut Lima Tahun Penjara, Jaksa, Minta Rahardi Ramelan Masuk Rutan