Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Jum'at, 25 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Menteri DKP Bersama Kasal Inspeksi, Empat Kapal Thailand Tangkapan TNI AL
[Politik dan Keamanan]

Jakarta, Pelita



Menteri Kelautan dan Perikanan Prof Dr Rokhmin Dahuri dan Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) Laksamana TNI Bernard Kent Sondakh bersama sejumlah pejabat terkait melakukaninspeksi ke empat buah kapal asing asal Thailand, Jum'at (9/1) di Pondok Dayung, Tanjung Priok, Jakarta Utara.


Kapal-kapal yang diinspeksi itu merupakan hasil tangkapan KRI Todak-803 di perairan Tanjung Putin, Pangkalanbun, Kalimantan Tengah, Rabu (7/1) dan digiring ke Jakarta untuk proses hukum lebih lanjut.


Keempat kapal itu adalah kapal tramper MV Meijo dan MV Diamond Reefer serta kapal penangkap ikan KM De Chamanee-14 dan MV Sahamongkol-2. MV Meijo dinakhodai Chaiorporn Khanna berbobot 194 GT, diawaki 14 orang anak buah kapal (ABK) yang terdiri dari 10 warga negara Thailand dan empat warga negara Indonesia, diageni PT Nalendra Raya Bakti Jalan Cempaka Putih Barat III No 16 B, Jakarta Pusat. Pada posisi dan jenis kapal yang sama juga ditangkap MV Diamond Reefer dengan nakhoda Hanyaya Hausin, berbobot 368 GT, diawaki 20 orang ABK di antaranya 16 warga negara Thailand dan sisanya WNI, diageni PT Alsun Kampar Semesta Wisma GKBI Lantai 10 Jalan Jenderal Sudirman No 28 suite 1002, Jakarta Selatan. MV Diamond Reefer merupakan kapal paling spektakuler dalam kasus ini karena telah memuat sebanyak 2.079 ton ikan campuran yang siap diekspor.


Sementara itu KM De Chamanee-14 dengan nakhoda Som Phon Khuwiset juga diageni PT Alsun Kampar Semesta dengan bobot 115 GT dan diawaki 10 orang yang kesemuanya warga negara Thailand. Sedangkan MV Sahamongkol-2 dinakhodai Prakhong Pendapmat dengan agen PT Pasindra Bangun Pertiwi yang beralamat di Jalan Cempaka Putih Barat III No 16/B Jakarta Pusat itu berbobot 71,43 GT diawaki 19 orang ABK juga warga negara Thailand.


Keempat kapal asal negeri Gajah Putih itu ditangkap karena beroperasi tidak dilengkapi dokumen yang sah sesuai peraturan dan perundang-undangan yang berlaku. Untuk proses hukum lebih lanjut, mereka digiring oleh kapal perang dari jajaran Koarmabar, KRI Todak-803 dengan Komandan Mayor Laut (P) A Firmansyah menuju pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. (be)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
DERAP TNI
Tertekan, Anggota KPU, Kembalikan Mobil Dinas
Serba-serbi Caleg
Celoteh
Banyak Anggota DPR Pemalas Jadi Caleg Jadi