Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
KILASAN BISNIS
[Ekonomi dan Keuangan]





PT Amoseas Rencanakan Perluasan PLTP Darajat


JAKARTA - PT Amoseas Indonesia merencanakan perluasan pembangkit listrik tenaga panasbumi (PLTP) Darajat di Jawa Barat dan saat ini sedang bernegosiasi dengan PT Pertamina dan PT PLN untuk membangun PLTP Darajat III.


"Diharapkan negosiasi dengan PT Pertamina dan PT PLN tersebut dapat diselesaikan pada tahun ini," kata Presiden Direktur PT Amoseas Indonesia, B.G (Bernie) McCloskey di Jakarta, Jum'at (12/3).


Amoseas mengoperasikan PLTP II berdasarkan kontrak dengan Pertamina. PLTP yang mulai beroperasi tahun 2000 ini menyuplai 70 megawatt ke PLN. Sedangkan PLTP Darajat I dimiliki oleh PLN mulai beroperasi tahun 1994 memproduksi 55 megawatt.


Pembangunan PLTP Darajat III akan meningkatkan produksi tenaga panas bumi Darajat ke 400 MW. Indonesia mempunyai potensi tenaga panas bumi sebesar 20.000 megawatt.



Gauthier & Cie SA Ingin Investasi Migas


JAKARTA - Gauthier & Cie SA, lembaga keuangan dari Jenewa, Swiss berminat untuk menanamkan modalnya dalam sejumlah kegiatan usaha di sektor minyak dan gas serta kelistrikan di Indonesia.


"Lembaga keuangan itu mau farm in di sini," kata Direktur Jenderal Minyak dan Gas, Iin Arifin Takhyan usai mendampingi Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Purnomo Yusgiantoro saat bertemu dengan pihak Gauthier & Cie SA di Jakarta, Jum'at (12/3).


Disebutkannya, keinginan tersebut berlandaskan secara profesional B to B (business to business) dan posisi pemerintah dalam hal ini hanya untuk memfasilitasi saja. Ada sekitar 14 perusahaan sektor migas yang juga telah mengajukan diri untuk ambil bagian dalam pengelolaan blok migas yang ada di negeri ini.



Lima Perusahaan Danai Masyarakat di TNK


JAKARTA - Lima perusahaan membantu mendanai penguatan masyrakat di dalam dan sekitar kawasan Taman Nasional Kutai (TNK) melalui program pengembangan usaha alternatif.


Melalui pengembangan usaha alternatif, menurut Dirjen Perlindungan Hutan dan Konservasi Alam ({HKA), Koes Saparjadi, di Jakarta, Jum'at (12/3), masyarakat akan memiliki pilihan untuk mengembangkan usaha ekonominya, sehingga tidak lagi bergantung pada eksploitasi TNK.


Dana bantuan dari lima mitra TNK yang berjumlah Rp541.285.000 akan digunakan untuk budidaya keramba dan tanaman pangan di Menamang, budidaya keramba penggemukan kepiting di Sangkima, serta pendidikan dan kampanye TNK, katanya, pada penandatanganan kesepakatan kontribusi mitra TNK tahun 2004. Tahun ini, TNK membutuhkan dana Rp541.565.000 untuk menjalankan program kegiatannya. (har/ant)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
INFO PASAR MODAL
Terlalu Dini, Anggap Perbankan Ekspansif
Disiapkan, Keppres Barang Ilegal
Investor di Kawasan Industri Banyak Beralih
Menhut: Hukuman Mati Bagi Para Penyelundup Kayu