Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 20 Desember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Damandiri Disarankan Masuk Pesantren
Laporan: otto

[Swadaya Mandiri]

RATUSAN santri putri dan putra Pondok Pesantren Yapink Tambun, Bekasi, menilai salut atas langkah Yayasan Damandiri. Tetapi santri yang semuanya sekolah di Madrasah Tsnawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah Yapink Tambun, pun merasa iri terhadap yayasan ini.
Sebab, yayasan ini diketahui banyak memberikan bantuan baik bea siswa maupun dukungan terhadap berbagai kegiatan ketrampilan namun belum pernah didengar anak-anak santri atau siswa MTs maupun Aliay mendapatkan bantuan itu. Padahal, siswa MTs dan Aliayh Yapink Tambun juga sama-sama anak bangsa yang membutuhkan bantuan. \"Iri sih ya karena selama ini yang saya baca di Pelita, yayasan itu membantu SMU Negeri atau perguruan tinggi negeri. Belum pernah saya baca untuk santri atau MTs serta Aliyah,\" kata D Puspisari, yang dibenarkan puluhan santri dalam sebuah dialog di Tambun, akhir pekan lalu.
Oleh karena itu, kelompok belajar santri dan MTs di sana memang sangat berharap untuk mendapatkan bantuan dari Yayasan Damandiri. \"Mudah-mudahan Pengurus Yayasan Damandiri, mendengarkan suara kami,\" tuturnya.
Dikatakannya, berdasarkan tulisan di koran, yayasan akan memberikan bantuan kepada sekolah yang bukan nomor satu. Menurutnya, MTs dan Aliyah Yapink juga bukan nomor satu dan kebanyakan yang mengenyam pendidikan di sana adalah anak warga golongan menengah ke bawah. \"Kita ini variatif. Ada yang dari Lampung, Jakarta, Tasik, Bandung, dan sejumlah wilayah lainnya,\" jelasnya.
Adapun bantuan yang diharapkan diantaranya berupa pemberian materi ketrampilan. Tujuannya agar siswa yang tidak mampu melanjutkan sekolah dapat langsung bekerja sendiri. \"Kan tidak semua santri ingin menjadi ustadz. Tetapi memiliki ketrampilan dan memiliki pengetahuan agama yang cukup, merupakan kebanggan santri-santri di sini,\" tuturnya.
Selain itu, siswa MTs dan Aliyah Yapink Tambun juga berkeingiann untuk mendapatkan bea siswa dari Yayasan Damandiri. \"Kalau siswa yang sekolah di negeri kan umumnya anak orang mampu dan yang diswasta seperti di sini kebanyakan kurang mampu. Maka kami mengajukan permohonan agar dapat diberikan bantuan,\" jelasnya.
Bilamana yayasan sangat berkonsentrasi terhadap bidang kesehatan, santri-santri di sini juga diberikan bekal pengetahuan soal kesehatan. Bahkan, lembaganya juga memiliki pos kesehatan namun belum optimal karena keterbatasan tim medis di sini. \"Syukur Alhamdulillah kalau ada yang bantu para medis agar santri-santri bisa mendapatkan diagnose kesehatan secara pasti. Selama ini kalau periksa nunggu kehadiran dokter seminggu tiga kali,\" ucapnya.(oto)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Paparan Desa Membesarkan Hati Rakyat
Saatnya Dikembangkan Posyandu Berbasis Luas
Sajak Tunanetra Seharga Rp5 juta
Memecahkan Masalah Rakyat Di Lapangan
Segarkan Kembali Program Posyandu