Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Rabu, 01 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Pondok Pesantren Darut Tafsir Al Husaini Membentuk Muslim yang Seimbang
[Agama dan Pendidikan]

Pondok Pesantren Darut Tafsir Al Husaini
Membentuk Muslim yang Seimbang

PONDOK Pesantren Darut Tafsir Al Husaini atau Yayasan Pondok Pesantren Darut Tafsir Al Husaini menganut sistem pendidikan integral (terpadu). Artinya, sistem pendidikan yang menyatukan seluruh aktivitas yang berhubungan dengan proses pendidikan, termasuk di dalamnya proses belajar-mengajar untuk mencapai tujuan pendidikan dan pengajaran pesantren. Tujuannya, menghasilkan kader-kader ulama yang memiliki wawasan luas dan mampu menjawab tuntutan zaman.
Di samping itu, Pondok Pesantren Darut Tafsir Al Husaini juga mengembangkan program bahasa Arab, bahasa Inggris. Tahfidzul Quran, kemampuan berdakwah, dan kesenian Islam. Dan tetap eksis mempertahankan cici khas pesantren yaitu pengajian kitab-kitab klasik/kuning.
Tujuan PPDT Al Husaini adalah membentuk manusia-manusia yang seimbang dalam penghayatan imaniyah, penalaran ilmiyah, dan kecakapan amaliyah sehingga dapat mengantarkan lahirnya pribadi yang beriman dan beramal saleh. Berakhlak mulia, Memiliki pengetahuan dan keterampilan. Sehat jasmani dan rohani. Berkepribadian mantap dan memiliki tanggungjawab yang tinggi terhadap masyarakat dan negara.
PPDT Al Husaini sejak tahun 1996 telah membuka Taman Kanak-kanak/Taman Pendidikan Al-Quran. Tujuan pendidikan ini adalah membentuk sifat, watak, dan kepribadian anak berakhlak karimah, menjadi pribadi yang kreatif, dan mandiri melalui kegiatan bermain, belajar, dan bergembira bersama.
Di samping itu, dikembangkan pula aspek intelektual, memupuk kecintaan kepada Allah swt., dan Rasulullah saw. Jenjang berikutnya adalah Madrasah Tsanawiyah (1998). Menggunakan kurikulum standar nasional dan kurikulum berbasis kompetensi. Untuk mendukung terlaksananya KBK MTs PPDT Al Husaini menerapkan pembelajaran Contextual Teaching and Learning. Dengan demikian, pengalaman yang diberikan bukan hanya mengembangkan kemampuan kognitif, efektif, dan psikomotik, tapi juga kecakapan menghadapi hidup (skill) yang amat diperlukan bagi kehidupan peserta didik kelak sebagai anggota masyarakat.
Program Takhasus Tahfidz Al-Quran dan Kitab Salafi. Program ini diselenggarakan dalam rangka meningkatkan pemahaman agama secara luas dan lebih mendalam lagi. PPDT AlHusaini menerima santri program Tahfidz Quran dan Alim yaitu kajian kitab salafi. Di antara kitab-kitab yang dipelajari ialah: Jurumiah, Alfiah Ibnu Malik, Bulughul Marom, Jauharul Makmun, Tafsir Jalalain, Tafsir Ibnu Abbas, Tafsir Marrah Labid.
Di samping itu, para santri juga membahas berbagai tafsir seperti Tafsir Bil Mamur dan Tafsir Bir Roi. Tafsir Bil Mamur bersumber hadis, sedangkan Tafsir Bir Roi bersumber dari akal yaitu mantiq, nahwu, sorof, dan lughoh/segi bahasa.
KH. A. Syarif Hidayatullah, pimpinan PPDT Al Husaini dan putra KH. Mohammad Husain, pendiri pesantren menjelaskan, \"Peserta Tahfidzul Quran diikuti santri putra dan santri, sedangkan Alim santri putra dan santri putri per kelas. Sudah ada 2 santri putra (yatim) yang khatam Tahifidzul Quran dan sekarang membantu mengajar santri-santri di sini. Mereka juga mendapat beasiswa dan melanjutkan pendidikannya di Perguruan Tinggi Pendidikan Ilmu Al Quran.\"
Santri-santri datang dari berbagai daerah, di antaranya dari Jakarta, Bogor, Palembang, dan dari Nusa Tenggara Timur. \"Santri asal Nusa Tenggara Timur sebanyak 5 anak. Kedatangan santri ini transportasi dari daerah asalnya ditanggung oleh Ikatan Mahasiswa Islam Jakarta. Sudah berlangsung beberapa tahun. Sekali pengiriman berjumlah sekitar 25-30 santri. Mereka mukim di berbagai pesantren dan diberi beasiswa oleh dermawan muslim.
Diharapkan sekembalinya ke tanah kelahirannya di NTT mereka akan mensyiarkan Islam, membangun pendidikan Islam atau mendirikan pesantren.\"
\"Pondok Pesantren Darut Tafsir Al Husaini,\" ungkap KH. A. Syarif Hidayatullah, \"menyantuni santri yatim/piatu/duafa sebanyak 25 anak dan menyantuni anak-anak tak mampu di luar pesantren sebanyak 45 anak. Mereka ini bersekolah di berbagai sekolah, baik negeri maupun swasta.
Di samping kegiatan pendidikan tersebut di atas, pesantren ini juga membuka kursus Paket A (setingkat SD) dan Paket B (setingkat SLTP), sementara Paket C (setingkat SMU) sedang menunggu perizinan.\"
Kegiatan belajar-mengajar Paket A, Paket B, dan Paket C (nanti) dimaksudkan sebagai kepedulian pesantren terhadap mereka yang tidak mampu melanjutkan pendidikan formal. Mungkin, disebabkan oleh kesulitan biaya dan waktu sekolah karena di antara mereka banyak yang sudah bekerja. Kursus Paket A dan Pakt B diselenggarakan pada hari Jumat dan Sabtu.
\"Banyak alumni Pondok Pesantren Darut Tafsir Al Husaini yang mendirikan sekolah atau pesantren, di antaranya di Cibitung, Baranangsiang, dan Cicurug. Bahkan, Kepala KUA Depok sekarang, H. Hendra adalah lulusan pesantren sini,\" jelas KH. A. Syarif.
Majelis taklim ibu-ibu diselenggarakan tiap hari Selasa dipimpin oleh Hj. Nunung Nurhani, yang adalah istri almarhum KH. Mohammad Husain.
Pimpinan PPDT Al Husaini: KH. A. Syarif Hidayatullah; Wakil Pimpinan: Ustadz Ahmad Jalaludin; Kepala MTs: Ustadz Matbudi; Kepala: TK/TKA: H. Ujang.
Dari Pamulang ke Parung
Bermula KH. Mohammad Husain menyelenggarakan pengajian Salafiah dan berikutnya pesantren. Itu dimulai sekitar tahun 1960. Para santri saat itu tidak mukim, tapi pulang pergi. Istilah pesantren \"santri kalong\" di Pamulang, Ciputat. Pesantren tersebut dinamakan As Salafi.
\"Akhir tahun 1970 kami, keluarga KH. Mohammad Husain,\" kata Hj. Nunung Nurhani, istri KH. Mohammad Husain, \"pindah ke daerah Parung dan awal tahun 1971 mendirikan pondok pesantren.
Sementara, pesantren yang di Pamulang dengan jumlah santri sekitar 150 anak pengelolaannya dilanjutkan oleh murid beliau yaitu KH. Saidi dan H. Mastas.\"
Pada awalnya, PPDT Al Husaini merupakan lembaga pondok pesantren tradisional dan dikelola dengan manajemen sangat sederhana. Perannya hanya menitik beratkan pada pemahaman agama saja.
Seiring dengan pesatnya perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi lembaga ini berubah nama menjadi Yayasan Pondok Pesantren Darut Tafsir Al Husaini (YPPDT Al Husaini). Sejak saat itu, para santri dididik untuk mampu mengaktualisasikan berbagai ilmu, baik ilmu agama maupun umum. Ke depan diharapkan mereka menjadi insan kamil yang selalu mengedepankan IPTEK dan IMTAQ . Juga mampu mengembangkan potensi-potensi kemanusiaan yang seimbang antara iman, ilmu, dan amal soleh.
Pesantren ini terus berkembang. \"Tatkala tahun 1994 kami, KH. Mohammad Husain dan saya membawa 35 jamaah haji,\" kata Hj. Nunung Nurhani,\" KH. Mohammad Husain meninggal dunia di Medinah waktu Arbain.
Sepulang dari ibadah haji saya mengelola pesantren ini. Kemudian, saya panggil pulang H. A. Syarif Hidayatullah dari sekolahnya di Pakistan. Dialah bersama adiknya sekarang memimpin pesantren ini. Saya pun tetap membimbing para santri, utamanya santri-santri putri.\"
Semasa hidupnya KH Mohammad Husain giat melakukan dakwah. Selain di tanah air, juga ke Banglades, Australia. Alamat PPDT Al Husaini: Jl. Raya Parung-Ciputat; Gg. Mesjid Ar-Rahmat, Parung Kulon Rt 04/06, Duren Mekar, Sawangan, Depok, Jawa Barat. (lai)









































































 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Raker Kanwil Depag DKI Jakarta 2007
Mumun Munawarah HMS Juara Pertama Dewasa Putri STQ ke-IV Kota Tangerang
Kecamatan Gunung Purei Juara Umum MTQ XXXVIII
Depag Sediakan Beasiswa S-2 Bagi
MTQ 38 di Kobar Jangan Dijadikan