Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Jum'at, 24 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
DKI Jakarta dan Banten Optimis Juara Umum STQ Nasional
[Agama dan Pendidikan]

DKI Jakarta dan Banten Optimis
Juara Umum STQ Nasional

Jakarta, Pelita
Kafilah Provinsi DKI Jakarta dan Provinsi Banten sama-sama menyatakan optimis meraih juara umum Seleksi Tilawatil Quran (STQ) Nasional yang kini sedang berlangsung di Asrama Haji Pondok Gede Jakarta.
STQ Nasional yang dibuka Menteri Agama Muhammad Maftuh Basyuni itu mempertandingkan tiga cabang lomba (tilawah, tahfizh, dan tafsir). Cabang tilawah hanya golongan dewasa (putra dan putri); cabang tahfizh (golongan 1 juz + tilawah, 5 juz + tilawah, 10 juz, 20 juz, dan 30 juz); dan Tafsir Bahasa Arab. Para pemenang akan dikirim pada MTQ Internasional di berbagai negara.
Ketua Harian Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Provinsi DKI Jakarta H Haedar memaparkan, pihaknya telah mempersiapkan qari dan qariahnya untuk tampil maksimal pada STQ tersebut. Bahkan dia optimistis para hafizh dan hafizhah-nya dapat meraih tiket juara. Begitu juga meraih juara pada cabang tafsir, mengingat telah digodok selama sebulan penuh di Wisma Syahida UIN Syarif Hidayatullah Jakarta.
Manakala kafilah DKI Jakarta berhasil meraih juara umum pada STQ Nasional kali ini, berarti akan melengkapi perpanjangan juara, sekaligus menyandingkan juara umum MTQ yang diraihnya tahun 2006 di Kendari, Sulawesi Tenggara.
Banten pun optimis
Tidak kalah dengan DKI Jakarta, kafilah Banten pun optimis bisa keluar sebagai juara dalam STQ Nasional yang dilangsungkan di Pondok Gede, Jakarta, sekaligus merupakan ajang seleksi MTQ tingkat Internasional.
Target itu tidak berlebihan sebab tahun lalu Banten berhasil menduduki peringkat tiga dalam MTQ Nasional di Gorontalo. Tahun ini saya berharap bisa lebih baik lagi dengan menjadi Juara I, kata Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, Senin (4/6).
Untuk memberi dukungan kepada para anggota kontingen Banten, hari Minggu (3/6) gubernur secara khusus sengaja datang ke Pondok Gede tempat berlangsungnya STQ.
Ibu juga ingin mengetahui secara langsung persiapan kafilah dari Banten. Alhamdulillah semua telah siap dan Ibu optimis Banten akan juara, ucapnya seperti dilansir Antara.
Bila target tersebut bisa tercapai, kata Atut, pihaknya telah menyiapkan hadiah berupa tiket naik haji bagi peserta yang berhasil meraih posisi ke satu dalam STQ tersebut, serta bonus lain yang telah disiapkan Pemprov Banten.
Sampai saat ini Pemprov Banten sudah empat kali memberangkatkan haji para qori yang berprestasi dibidang itu, ujarnya.
Sementara itu, Ketua LPTQ Banten H Asmuni menyatakan, pelaksanaan STQ yang dilangsungkan di Pondok Gede akan berlangsung selama tujuh hari terhitung dari tanggal 2 hingga 8 Juni mendatang.
Dalam event tersebut Banten mengikuti seluruh cabang yang dipertandingkan, yakni tiga cabang pertandingan dengan jumlah peserta maksimal 14 orang meliputi, saritilawah dewasa putra-putri, tafsir bahasa arab putra/putri, dan Hifzil Qur\'an.
Seluruh cabang kita ikuti dengan menampilkan putra-putri Banten terbaik. Artinya segala upaya untuk menuju juara sudah kita tempuh tinggal menunggu untuk memetik hasilnya saja, kata Asmuni.
Dia menjelaskan, mereka yang lolos dalam STQ tingkat nasional ini selanjutnya akan mewakili Indonesia pada MTQ tingkat Internasional yang tempatnya belum ditentukan. (dik)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pemerintah Agar Kembangkan Konsep Ekonomi Islam Melalui BMT
Kecerdasan Spiritual Tertinggal, Masyarakat Cenderung Individualistis
Fauzi Bowo dan 4 Guru Raih 81 Award
Menag: Jadikan Al-Quran Sebagai Spirit dan Pedoman Hidup Keluarga
Waspadai Upaya Pemurtadan Mengatasnamakan Pluralisme