Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 26 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
RS Harapan Kita Menyiapkan Wisma untuk Keluarga Pasien
[Kesehatan]

RS Harapan Kita Menyiapkan Wisma untuk Keluarga Pasien

SEMUA orang tidak mengharapkan sakit, termasuk sakit yang dialami oleh anggota keluarga. Sebab, jika ada anggota keluarga yang sakit dan harus dirawat di rumah sakit, bukan hanya biaya besar yang harus keluar, tapi juga tenaga dan pikiran ikut terkuras. Untuk itu diperlukan istirahat yang cukup untuk menjaga stamina agar kondisi tetap sehat.
Di Rumah Sakit \"Harapan Kita\" di Jalan Letjen S Parman, Jakarta Barat; disiapkan wisma untuk istirahat bagi keluarga pasien yang dirawat di rumah sakit tersebut. Wisma yang berbentuk apartemen itu banyak diminati keluarga pasien untuk memudahkan segala hal.
Selain Rumah Sakit Ibu dan Anak, Harapan Kita juga merupakan rumah sakit rujukan sebagai Rumah Sakit Jantung Nasional. Dimana sejumlah pasien selain dari Jakarta, juga banyak yang datang dari daerah. Hal itu tentunya banyak keluarga dan kerabat dekat yang berdatangan untuk menunggu dan menjenguk keluarganya yang sedang dirawat.
Wisma yang dinamakan Harapan Kita Bidakara ini tentunya disiapkan bagi keluarga pasien yang menyiapkan kemudahan sebagai tempat istrirahat yang mempunyai fasilitas hotel seperti laundry, reflexiologi, reservasi tiket pesawat dan kereta api, katering, penyewaan kendaran, dan lain sebagainya.
Bagi keluarga pasien, keberadaan Wisma Harapan Kita Bidakara itu sangat membantu. Disamping lokasinya yang berada di area rumah sakit, juga pelayanan yang diberikan setaraf servis hotel.
Seperti H Dodi Muhidin yang sudah empat hari menunggu orang tuanya yang sedang observasi (perawatan) akibat jantung di Paviliun Dr Sutaman, pekan lalu. Dirinya sudah empat hari bersama keluarganya yang datang dari Jambi menginap di wisma.
Menurut Dodi kepada Pelita, keberadaan wisma di rumah sakit itu sangat diperlukan dan membantu sekali untuk keluarga yang sedang menunggu pasien. Disamping tidak merepotkan keluarganya di Jakarta, juga sangat memudahkan pengontrolan orang tuanya yang dirawat. Kita tinggal kasih tahu sama suster kalau kita tinggal di wisma di kamar 501 jika sewaktu-waktu diperlukan mudah dihubungi, kata Dodi yang ditemani adiknya, Luthfi.
Lain halnya dengan keluarga Rahman Djunaidi yang berasal dari Lampung yang sedang menunggu istrinya dirawat di Rumah Sakit Ibu dan Anak Harapan Kita akibat kanker. Karena tidak ada kerabat dan saudaranya di Jakarta, Rahman, 45; bersama tiga anaknya saat itu juga menginap di wisma.
Sangat bersyukur sekali ada wisma penginapan. Bayangin mas kalau tidak ada, saya harus mencari penginapan atau hotel yang mungkin juh dari rumah sakit. Berapa biaya yang harus dikeluarkan untuk mondar-mandir, kata Rahman.
Rahman harus bergantian dengan anak-anaknya untuk menunggu istrinya yang dirawat. Kita harus menjaga seharian dan bergantian. Setelah itu kita istirahat dan membersihkan badan di wisma sambil memonitor perkembangan dan kondisinya (istri-Red), kata Rahman sambil menambahkan untuk makan pagi sudah disiapkan di wisma. Sedangkan untuk mencuci pakaian menggunakan jasa laundry agar tidak meropotkan.
Wisma yang lokasinya berada di belakang Rumah Sakit Harapan Kita ini berlantai tujuh dan memiliki 100 kamar.
Menurut Andika, petugas wisma, saat ini baru tiga lantai yang dioperasionalkan dan disiapkan 48 kamar yang digunakan untuk tamu. Dua di antaranya kamar Suite dan sisanya kamar Deluxe. Kamar Suite saat ini sudah terisisi dan tinggal kamar Deluxe, kata Andika kepada Pelita.
Wisma tersebut dipasang tarif Rp275.000/hari untuk kamar Deluxe dan Rp395.000/hari untuk kamar Suite berikut sarapan pagi di Resto \"Melati\" untuk dua orang.
Wisma Harapan Kita Bidakara ini sengaja disiapkan untuk penginapan keluarga agar rumah sakit terlihat indah, tertib, dan tidak semrawut, terutama di ruang perawatan pasien. Jadi tidak ada lagi tikar atau kasur lipat yang berserakan di lantai rumah sakit.(tontowi ubay)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Korban Lonsor di Morowali 37 Orang Meninggal
Menkes Dukung Pengembangan Dokter Keluarga
Penyakit di Lereng Gunung Andong Masih Misterius
Tahun 2015 Indonesia Gunakan PLTN
Razia Makanan Terus Berlangsung