Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 19 April 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Struktur Pemerintahan di DKI Jakarta Bakal Dipangkas
[Metropolitan]

Dewan Kelurahan Dihapus
Struktur Pemerintahan di DKI Jakarta Bakal Dipangkas

Jakarta, Pelita
Gubernur DKI Jakarta terpilih Fauzi Bowo akan merombak struktur organisasi di lingkungan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta.
Salah satu kebijakan yang diambil Fauzi Bowo adalah menghapus Dewan Kelurahan (Dekel) dan menggantinya menjadi Lembaga Musyawarah Kelurahan (LMK).
Ini adalah amanat Undang-Undang No 29 tahun 2007 pasal 25 ayat 3. Kita akan segera mengusulkan rancangan Peraturan Daerah (Perda) yang mengaturnya, kata Fauzi Bowo pada acara pembinaan dan orientasi tugas kegiatan kewilayahan, kabupaten administratif, kecamatan, dan kelurahan, Senin (24/9).
Dia berharap kebijakan ini dapat dipahami oleh para lurah. Untuk selanjutnya disosialisasikan kepada masyarakat agar tidak terjadi kesalahpahaman mengenai rencana penghapusan Dekel ini.
Jadi para lurah boleh diomongin, tapi jangan sampai ramai duluan. Biasanya \'kan begitu, belum apa-apa sudah ramai duluan, jelasnya dihadapan perangkat daerah DKI Jakarta.
Dalam kesempatan itu, Fauzi Bowo juga menjelaskan kebijakannya dalam menjalani roda pemerintahan di DKI Jakarta selama lima tahun ke depan.
Salah satu yang akan jadi fokus utamanya adalah merampingkan struktur organisasi pemerintahan di DKI Jakarta yang selama ini dinilai terlalu gemuk. Kita ingin stuktur organisasinya ramping tapi kaya akan fungsi sehingga lebih efisien dan efektif, tambahnya.
Rencananya, pada lima tahun ke depan kewenangan di tingkat Kotamadya akan ditingkatkan. Seiring dengan itu pegawai di tingkat Provinsi pun akan dilimpahkan ke tingkat Kotamadya. Jadi kewenangan akan lebih dekat dengan masyarakat dan rakyat, tandasnya.
Mengenai rencana pengangkatan deputi sebagai pembantu gubernur, Fauzi Bowo mengatakan masih menunggu adanya Peraturan Presiden yang mengatur lebih jauh tentang hal ini.
Namun, dia menegaskan pengangkatan deputi tidak akan menggusur posisi Asisten yang selama ini mendampingi Sekretaris Daerah (Sekda). Saya yakin pengangkatan deputi memerlukan koordinasi. Kedudukan asisten akan tetap kita pertahankan karena operasional banyak tergantung pada kedudukan asisten, paparnya.
Fauzi Bowo juga mengungkapkan terbukanya kesempatan lebar bagi para walikota untuk menduduki jabatan deputi. Empat deputi ini diangkat dari Pegawai Negeri Sipil (PNS) bukan politisi. Jadi jabatan PNS tidak perlu berhenti di tingkat walikota karena akan terbuka lebar peluang sebagai deputi bahkan gubernur sekalipus, ujarnya.
Menurut dia, seluruh kebijakan yang diambilnya adalah merujuk pada ketentuan hukum yang berlalu. Dengan disahkannya Undang-Undang No.29 tahun 2007 tentang Pemerintahan Provinsi DKI Jakarta sebagai Ibukota Negara otomatis membawa konsekuensi logis terhadap penyelenggaraan pemerintahan di DKI Jakarta.
Untuk itu kita perlukan rancangan Perda. Dan saya minta secara khusus diawali dengan kajian akademis yang mendasar, ujar Pria yang akrab disapa Bang Fauzi ini.(ely)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Berkas 3 Tersangka Penculik Raisya Dilimpahkan
Bandar Narkoba Jaringan Jakarta-Hongkong Ditangkap
pohon Tua di Depan Istana Tumbang
Pedagang Pasar Pondok Gede Serbu Mabes Polri
Proyek Busway Timbulkan Kemacetan Parah di Yos Sudarso