Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 23 Nopember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Ribuan Pensiunan DKI Pertanyakan Uang Ketupat
[Metropolitan]

Lebaran Sudah Habis
Ribuan Pensiunan DKI Pertanyakan Uang Ketupat

Jakarta, Pelita
Para pensiunan Pemda DKI Jakarta mempertanyakan uang ketupat (istilah penisunan) karena hingga saat ini belum juga diterima. Padahal setiap tahunnya uang tersebut sudah diterima sebelum Idul Fitri.
Istri pada nanya, uang ketupat daru gubernur, kok, dapat sih, ujar salah seorang pensiunan PNS (pegawai negeri sipil) Pemda DKI, kemarin.
Uang ketupat tahun lalu, katanya, bagi pensiun diambil di Bank DKI. Biasanya setelah ngambil uang penisunan, seminggu kemudian dapat uang ketupat. Itu pengalaman tahun lalu, kata Subagio, pensiunan PNS, kemarin.
Uang THR (tunjangan hari raya) dari gubernur (istilah pensiunan) sudah ditanyakan ketika mengambil uang pensiunan bulan lalu tapi dijawab orang bank, mungkin pertengahan Oktober tapi kenyataannya sampai sekarang belum juga.
Ini memang jadi pembicaraan para pensiunan kalau lagi ngumpul mengambil pensiunan di bank. Persoalananya, tahun ini para pensiunan masih dapat uang ketupat dari gubernur apa tidak, ujarnya.
Sementara Kepala BKD (Badan Kepegawaian Daerah) DKI Jakarta, Sukesti Martono ketika dikonfirmasi menjelaskan, pensiunan PNS Pemda DKI Jakarta tercatat sekitar 39.000 orang.
Saya kemarin sudah mendapat surat dari PT Taspen Cabang DKI yang memberitahukan uang tersebut masih dalam proses pendistribusian ke bank-bank. Karena jumlahnya cukup banyak jadi perlu persiapan dan para pensiunan, kan, tak semuanya tinggal di DKI dan rekeningnya juga tidak cuma Bank DKI saja, ada ban-bank lainnya, kata Sukesti per telepon kepada wartawan. Uang tersebut dijanjikan akan ditransver PT Taspen ke rekening para pensiunan pada 7 November 2007.
Uang ketupat yang diistilahkan para pensiunan menurut Sukesti tidak ada dalam peraturannya. Tapi uang Rp750.000 yang diberikan tahunan itu disebut TPP (tunjangan perbaikan penghasilan). Demikian pula untuk PNS aktif yang nilainya sama disebut TPP untuk cuti bersama.
Bagaimana dengan uang yang sama untuk PTT (pegawai tidak tetap) yang ada di lingkungan Pemda DKI, kata Sukesti, nilainya berbeda dengan PNS dan pensiunan PNS. Untuk PTT sudah dibayarkan sebelum lebaran Rp500.000 per orang. (kim)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Ratusan Warga Jakpus Minta Kartu Kuning
Warga PI Laporkan Mantan Gubernur Sutiyoso ke Mabes Polri
Musim Hujan Nopember-Desember Jakarta Rawan Banjir Bandang
Pemkot Jakbar Dapat Bantuan Motor Pengangkut Sampah
Pengelola Parkir Dipaksa Berlakukan Tarif Normal