|
[Luar Negeri] Polisi: Permainan Video Berikan Dampak Buruk
Wellington, Pelita
Salah satu dari sekian banyak permainan video ada terdapat permainan yang menggambarkan sejumlah rangkaian adegan pembunuhan dan menurut salah seorang pemimpin polisi Selandia Baru, jenis permainan video tersebut telah membawa dampak buruk yaitu secara tak langsung meningkatkan kejahatan kekerasan pada kalangan anak muda, demikian dilaporkan hari Rabu (28/11).
Bill Harrison, perwira polisi yang mengepalai unit kekerasan pemuda mengatakan bahwa kenaikan angka rata-rata aksi kekerasan pemuda di seluruh bagian di negeri itu selama tiga tahun terakhir bertepatan dengan diperkenalkannya produk baru permainan video yang memperlihatkan adegan kekerasan, demikian harian the New Zealand Herald mengutip keterangan Harrison.
Harrison mengatakan hal itu dalam konferensi yang mengambil topik Remaja dan aksi kekerasan sambil menjelaskan pendapatnya itu dari hasil pengamatannya secara tidak sengaja ketika melihat putranya yang berusia 14 tahun sangat menikmati permainan video yang memperlihatkan para tokoh di permainan itu saling membunuh.
Hal itu telah membuat anak-anak remaja kita hilang kepekaannya bahwa terhadap aksi kekerasan dan menganggapnya sebagai sesuatu yang lumrah dan wajar, tanpa disadari permainan video tersebut telah menggeser norma-norma yang ada selama ini mengenai bagaimana menghadapi konflik yaitu dengan satu cara yaitu kekerasan.
Para peserta konferensi di beritahukan bahwa jumlah pemuda remaja Selandia Baru yang ditahan oleh polisi untuk semua bentuk pelanggaran menurun 17 persen antara tahun 1996 hingga 2006, namun jumlah mereka yang ditahan dengan alasan pelanggaran hukum berbentuk kejahatan aksi kekerasan meningkat 25 persen.(ant/dpa/be)
|