|
[Nusantara] Siswa SMA Kedokanbunder Belajar di Gedung SD
Indramayu, Pelita
Untuk menyukseskan wajib belajar pendidikan dasar (Wajar Dikdas) 12 tahun, Pemkab Indramayu melalui Dinas Pendidikan terus menggelar berbagai program yang bertujuan untuk mengimbangi pencapaian target agar hasil yang dicapai sesuai perencanaan serta mendongkrak peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM).
Sharing program dimaksud, antara lain dengan mengadakan penilaian pelaksanaan Wajar Dikdas di tiap cabang dinas (Cadin) pendidikan di setiap kecamatan se Kab Indramayu. Kecamatan Kedokanbunder sendiri menjadi kecamatan terakhir yang dinilai oleh tim dari Disdik yang diketuai oleh Drs H Sumarno dengan tiga anggota tim lainnya.
Camat Kedokanbunder Drs Sutrisno yang ikut menemani tim penilai saat meninjau kegiatan belajar mengajar (KBM) SMA 1 Kedokanbunder di SDN Kedokanagung 1, Sabtu (15/12), menjelaskan saat ini ada 79 siswa SMA Kedokanbunder yang KBM nya menggunakan beberapa ruang kelas milik SDN Kedokanagung 1.
Ada beberapa persoalan menghinggapi saat penempatan KBM siswa SMA di gedung SD Kedokanagung, terutama keluhan rusaknya beberapa mebeler milik SD Kedokanagung saat digunakan oleh siswa SMA saat belajar, terang Sutrisno.
Sementara terkait rencana pembangunan RKB SMA Kedokanbunder pada tahun 2008, pihaknya merasa sangat bersyukur. Karena selain tidak menggangu sarana KBM siswa SD, konsentrasi siswa SMA saat belajar akan meningkat karena dapat belajar pada waktu pagi hari.
Lahan untuk pembangunan RKB SMA sudah ada, tinggal nunggu anggaran untuk pembangunan fisik gedung, dan harapan semua wali murid SMA dan masyarakat Kedokanbunder terkait keinginan untuk memiliki gedung sendiri akan segera terwujud, katanya.
Di tempat yang sama, Kepala Cadin Pendidikan Kedokanbunder Drs Andy A mengungkapkan sarana dan prasarana pendidikan di Kec Kedokanbunder masih jauh dari kata sempurna. Namun kondisi tersebut menurutnya tidak menyurutkan kalangan pendidik di kecamatan tersebut untuk terus menorehkan dan meningkatkan berbagai prestasi terutama di bidang pendidikan.
Kondisi kantor Cadin pendidikan Kec Kedokanbunder sendiri, sementara ini masih belum representatif, karena hanya berukuran 9x9 meter dan belum ada fasilitas WC, kamar mandi dan aula. Untuk itu kami berharap ada kepedulian dari pihak terkait dalam kaitan mengalokasikan anggatan untuk memenuhi fasilitas standar sebuah kantor, kata Andi. (ck-006)
|