Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 20 April 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Ribuan Muslim Kobar Ikuti Tabligh Akbar dan Istighosah
[Nusantara]

Ribuan Muslim Kobar Ikuti Tabligh Akbar dan Istighosah

Pangkalan Bun, Pelita
Sekitar 3.000 warga muslim yang datang dari berbagai daerah Kotawaringin Barat (Kobar) Kalimantan Tengah (Kalteng) memadati Masjid Al Istiqomah untuk mengikuti tabligh akbar dan istighosah menyambut Tahun Baru Islam 1429 Hijiriyah, MInggu (201/2008).
Menurut Kasubag Humas dan Hubungan antar lembaga Setda Kobar Imron Rosidi SST kepada Pelita, Senin (21/1/2008), acara dilaksanakan Jami\'iyyatul Istighosah dan bekerja sama dengan Jami\'iyyatul Mualimin pemkab Kobar.
Hadir dalam acara tersebut Bupati Kobar H Ujang Iskandar ST, MSi, Wakil Bupati Drs H Sukirman, Sekda Drs Kusnan Ariyadi N, Ketua DPRD Ir H Wisman, dan beberapa unsur Muspida, serta kepala dinas/badan, hingga warga Kobar, memadati Masjid Al Istiqomah.
Bupati Kobar H Ujang Iskandar ST,MSi dalam sambutannya mengatakan, ada dua dampak yang selalu dihadapi yakni dampak positif dan negatif, dimana keduanya berpacu, serta mendorong kita untuk membentengi diri dari berbagai pengaruh kehidupan.
Sementara itu Prof DR Hambali MA, MSc dalam tausyiahnya mengemukakan kuantitas umat Islam di Indonesia, bahkan di Kobar memang besar mayoritas. Tetapi dalam Kualitas masih sangat memprihatinkan, karena umat Islam yang besar jumlahnya ini lemah dalam ukhuwah/ persatuan.
Kalau boleh diibaratkan, besarnya umat Islam seperti nasi dalam bakul yang terkadang mudah dipisah-pisahkan oleh sendok yang kecil. Sadar atau tidak umat Islam saat ini mudah sekali dipecah belah oleh pihak lain, bahkan minoritas.
Prof DR Hambali MA, MSc dalam tausyiyahnya juga mengajak kepada umat Islam pada masa mendatang untuk lebih mementingkan kebersamaan tanpa dibalut kepentingan kelompok. Kebersamaan yang diinginkan oleh Islam adalah sebagaimana digambarkan oleh lima jari tangan saling mendukung dan punya toleransi tinggi. (had)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Bupati Katingan: Dua Proses APBD Harus Diperhatikan
UPK Kec Tirtamulya Bantu Penanggulangan Gizi Buruk
DAS Tebo Berpotensi Kembangkan Perikanan
Beli Hotel Sulit Diterima Akal Sehat
Bahu Jalan di Kota Jambi Tidak Berubah