Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 20 April 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Masa Depan SMK Al-Irsyad Cukup Menjanjikan
[Nusantara]

Masa Depan SMK Al-Irsyad Cukup Menjanjikan

Indramayu, Pelita
Berdekatan dengan bangunan yang digunakan sekarang, SMK Al-Irsyad Al-Islamiyah Haurgeulis baru saja menyelesaikan 4 ruangan kelas baru yang dibangun dua lantai, terdiri dari 2 kelas mendapat bantuan dari Pemerintah Kabupaten Indramayu sebesar Rp110 juta, dan 2 kelas mendapat bantuan dari Pemerintah Pusat senilai Rp150 juta.
Keempat ruangan kelas baru itu telah selesai dikerjakan dengan hasil yang memuaskan karena dana bantuan dari pemerintah itu telah digunakan untuk membangun ruangan kelas dalam konstruksi yang kokoh kuat, dan diharapkan dapat dipergunakan untuk waktu yang lama.
Dana sharing yang menurut ketentuan 15% dalam pelaksanaannya lebih dari 50%, bantuan dari pemerintah Rp260 juta namun dana yang digunakan untuk pembangunannya lebih dari Rp400 juta. Imbal swadaya itu diperoleh dari orang tua murid dan para donateur, kata Kepala Sekolah SMK Al-Irsyad, Fuad Fakhrudin, SPd kepada Pelita, kemarin.
Dikatakan, pelaksanaan pembangunannya telah dilaporkan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu. Setelah para pejabat tingkat kabupaten melihat secara langsung, mereka memberikan tanggapan yang positif, serta menilai pembangunan sekolah ini adalah yang terbaik se-Kabupaten Indramayu.
Lab komputer
SMK Al-Irsyad yang mempunyai program keahlian dibidang akuntansi dan administrasi perkantoran memperhatikan terhadap pentingnya alat dan keahlian komputer sebagai kecanggihan yang harus dikuasai para siswanya.
Secara bertahap kami membeli komputer yang sampai awal 2007 ada 15 unit, kemudian pada tahun itu mendapat bantuan dari pemerintah 5 unit sehingga jumlahnya 20 unit. Komputer ditempatkan pada suatu ruangan, dipergunakan untuk melatih para siswa sekaligus mempraktekkan keahlian komputer, jelasnya.
Bahkan, kata Fuad, untuk meningkatkan keterampilan siswa dalam menggunakan peralatan komputer, maka berangkaian dengan gedung yang baru selesai pembangunannya itu akan dibangun dua lokal lagi untuk dijadikan sebagai laboratorium komputer. Proposal yang diajukan ke Depdiknas melalui Dinas Pendidikan Kabupaten Indramayu telah disetujui. Biaya pembangunan lab komputer itu diperoleh dari Proyek Dekonsiliasi pada Direktorat Pembinaan SMK dengan nilai bantuan Rp120 juta meliputi Rp70 juta untuk pembangunan ruangan lab dan Rp50 juta untuk pembelian komputer dan peralatannya, serta dikerjakan pada tahun 2008, katanya.
Kepala SMK Al-Irsyad berterima kasih kepada pemerintah yang telah membantu mengembangkan sekolah ini, sehingga akan lebih banyak lagi siswa yang menuntut ilmu disini. Sekarang, muridnya ada 400 orang lebih, dan ke depan akan terus bertambah, diperlukan 16 ruangan kelas. Karena saat ini telah ada 8 maka masih kurang 8 ruangan lagi. Pembangunan RKB akan terus dilanjutkan, seirama dengan perhatian dan bantuan pemerintah, serta gelora peran serta orang tua murid dan dermawan yang semakin meningkat. (ck-001)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pajak Restoran 10 Persen Sesuai Perda No 15/2007
Pembelajaran Politik yang Baik dan Santun
7 PARPOL KOALISI IKRAR BERSAMA SIAP DUKUNG AMAN
Terminal Parung Hilang
Warga Kotim Tuntut Ganti Rugi Lahan 11.000 Ha