Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Senin, 24 Nopember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Adanya Calo Bantuan untuk Pesantren dan Madrasah
[Nusantara]

Kandepag Kab Cirebon Sesalkan
Adanya Calo Bantuan untuk Pesantren dan Madrasah

Kabupaten Cirebon, Pelita
Kepala Seksi Pendidikan Keagamaan dan Pondok Pesantren Kandepag Kabupaten Cirebon, Drs Abudin MAg didampingi Kakan Depag Drs H Ilih Permana MM menyesalkan munculnya oknum-oknum yang tidak bertanggungjawab, mereka mengaku bisa mencairkan dana untuk pondok pesantren dan madrasah, dengan meminta imbalan sekira lima persen dari total nominal bantuan.
Mereka juga tidak segan-segan memberikan nomor rekening banknya, kepada pihak pondok pesantren dan madrasah, kata Abudin, Senin (12/5/2008).
Dijelaskan, pihak Depag dalam hal ini Kandepag Kabupaten Cirebon, tidak memiliki hubungan apapun dengan pihak-pihak itu, dan meminta kepada pesantren ataupun madrasah untuk tidak melayani mereka.
Kandepag kan merupakan institusi resmi untuk menangani bantuan-bantuan itu, jadi jangan percaya kepada pihak luar yang menawarkan jasa seperti itu, ujarnya.
Pihaknya mengaku saat ini sedang meminta laporan kepada pihak-pihak yang sudah ditawari bantuan, nantinya akan dikoordinasikan dengan Departemen Agama di Jakarta.
Kalau perlu dengan kepolisian, berdasarkan laporan sementara yang kami terima, rekening bank para calo itu berbeda dengan rekening bank yang bekerjasama dengan Depag, tambah Abudin.
Soal LPTQ
Sementara itu sebelumnya, Kakandepag Kabupaten Cirebon Drs H Ilih Permana MM menegaskan, masih ada ketidaksinkronan kerja, dalam masalah Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ), antara Kandepag Kabupaten Cirebon dengan Pemkab Cirebon.
Selama ini menurut Ilih, salah satu keberhasilan LPTQ sering diukur dengan keberhasilan sejauh mana menjuarai Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ).
Jika banyak berhasil, Pemkab mengklaim itu keberhasilan Pemkab, tapi jika gagal kok kami yang diminta tanggungjawab, kata Ilih.
Pihaknya meminta kerjasama dan membangun saling pengertian yang lebih baik daripada saling menyalahkan, sebab tujuan MTQ itu baik, kegiatan seperti itu sangat identik dengan agama dan sarat dakwah, jadi jangan dinodai dengan sikap ego sektoral.
Saat ini yang lebih penting kata Ilih, bagaimana mencegah terjadinya degradasi pemahaman terhadap Al Qur\'an. Sebab pemahaman dan pengamalan Al Qur\'an, perlu adanya pengkajian ilmiah, dan perlu pula dipikirkan adanya suatu rangkaian program untuk bekerjasama dengan lembaga pendidikan, mengumpulkan informasi mengenai kegiatan yang selama ini dirasakan masih terbatas.
Sebagai ummat Islam kita berkeyakinan, Al Qur\'an sebagai sumber pokok ajaran Islam akan semakin berakar di hati rakyat melalui MTQ, TKQ/TPQ, jadi kita harus sungguh-sungguh bekerjasama, demikian Ilih. (ck-71)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Berharap Pelindo Akui Keberadaan Adpel Cirebon
Persoalan Korupsi dan Naiknya Harga BBM
Bahan Pokok Membuat Masyarakat Panik
Walikota Bogor: Bantu Siswa Tidak Mampu
Harga Premium Eceran di Barut Rp7.000/Liter