Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Senin, 20 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Kembali, Massa Kepung PN Serang
[Nusantara]

Pelita, Serang



Sedikitnya 3000 ribu massa berpakaian hitam-hitam, Senin (9/9) siang kembali "mengepung" pengadilan Negri (PN) Serang, untuk memberikan dukungan moral kepada tersangka pengrusakan tempat hiburan malam, Al Gozali alias Alex.


Namun "unjukrasa" itu berjalan lancar, tidak ada bentrokan atau tindakan anarkhis. Meskipun begitu, ruas Jalan KH Abdul Hadi, yang terletak di depan Kantor PN Serang itu sempat macet akibat dipenuhi massa berpakaian hitam-hitam tersebut.


Untuk mengantisipasi berbagai macam kemungkinan yang terjadi, pihak aparat menyiapkan satuan setingkat kompi dari Polres setempat. Juga memasang kawat penghalang di jalan-jalan yang kemungkinan rawan tindakan anarkhis.


Kapolres Serang-Banten, AKBP Jatiwiyono yang dihubungi wartawan mengatakan, untuk mengamankan lokasi, pihak kepolisian mengerahkan satuan Sabara Polri dan Brigade Mobil (Brimob). (Ck-26/atn)



Sitem Pengamanan Gedung DPRD "Payah"



Serang, Pelita


Sistem pengamanan Gedung DPRD Provinsi Banten dinilai "payah", lantaran banyaknya barang berharga milik anggota dewan yang disimpan itu raib digondol maling, padahal untuk pengamanan telah ditunjuk Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).


"Akibat "kegagalan" dalam pengamanan gedung tersebut, dalam waktu dekat Satpol PP akan segera kita ganti dengan Satuan Pengamanan (Satpam)," ujar Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Banten Drs H Tardian AS MSi, kepada Pelita, Selasa (10/9).


Menurut Tardian maksud dari pergantian tugas pengamanan ini adalah untuk meningkatkan ketertiban dan keamanan di lingkungan dewan yang akhirnya diharapkan bisa tercipta situasi aman, seperti yang diharapkan.


"Selama ini baik dalam rapat Panitia Musyawarah (Panmus) dan Rapat Pimpinan DPRD Banten, dewan selalu mengeluhkan tentang keamanan di gedung ini. Untuk itu mudah-mudahan dengan adanya pergantian ini membawa perubahan yang berarti bagi keamanan di sini," katanya. (Ck-26/atn)



Pusat Jangan Dibebani Persoalan Daerah



Kendari, Pelita


Anggota Komisi II DPR-RI yang membidangi Otonomi Daerah (Otda) Drs La Ode Jeni Hasmar,MSi mengatakan, pengusulan ibukota bagi wilayah kabupaten yang baru dimekarkan cukup satu saja, jangan mengusulkan beberapa tempat.


"Ini dimaksudkan agar masalah di daerah tidak membebani pemerintah pusat," ujar Drs La Ode Jeni yang meramaikan calon Gubernur Sultra pada ekspose pemekaran wilayah Bombana dan wilayah Wakatobi, di Kendari, Minggu (8/9)


Wilayah kabupaten yang akan dimekarkan tersebut, keduanya akan berpisah dari induknya, yakni kabupaten Buton, Sultra. Yaitu wilayah Bombana berada di Buton Barat dan wilayah Wakotobi, di Buton Timur.


Menurut La Ode Jeni, sebuah kabupaten baru itu persoalannya sudah selesai di daerah, kemudian diusulkan kepusat, tinggal dibahas oleh DPR RI. "Karena itu ketika pusat membahasnya sudah tidak ada masalah lagi di Daerah," tegas Jeni Hasmar. (isl/atn)



Yayasan Al-Kalam Dirikan Madrasah Aliyah



Cianjur, Pelita


Yayasan Al-Kalam Cianjur, Jabar, pada tahun ajaran 2002/2003 mendirikan Madrasah Aliyan Teladan Al-Kalam di Desa Gunungsari Kecamatan Ciranjang, Cianjur.


Madrasah yang dikepalai Drs H Wawan Munawar, untuk tahun ajaran 2002 ini, sudah memiliki murid 43 orang. Dirikannya madrasah tersebut, dalam upaya memberikan kesempatan kepada anak usia sekolah yang tamat dari Madrasah Tsanawiyah dan yang sederajat untuk dapat melanjutkan pendidikannya. Sehingga setamatnya dari madrasah menjadi manusia yang beriman, bertaqwa dan muslim paripurna.


Disamping itu, kata Ketua Umum Yayasan Al-Kalam, H.Bon Bon Saefudin, selama ini para lulusan MTs dan sederajat di daerah itu, jika ingin melanjutkan sekolah harus ke kota Ciranjang yang jarak tempuhnya sangat jauh."Dengan dibuka Madrasah Aliyah di Gunungsari, mereka tidak perlu jauh-jauh sekolah ke kota Ciranjang," katanya.(man)



Tanggapi Serius Daerah yang Minta Pisah



Serang, Pelita


Ekskutif dan legislatif Provinsi Banten terpaksa menanggapi serius persoalan yang terjadi pada daerah yang ingin berpisah dengan Banten, seperti Kota Tenggerang, dan Daerah lainnya di Provinsi tersebut.


Adanya permintaan pisah Pemerintah Kota (Pemko) Tangerang dengan Provinsi Banten, menurut Gubernur Provinsi Banten, H Djoko Munandar, Selasa (10/9) di kantornya, merupakan permintaan yang harus dipikirkan ulang.


Kalaupun Pemko Tangerang kecewa dengan bagian dana pembangunan, harus melihat dahulu permasalahan pembangunan yang diprioritaskan Pemprov.


Karena, kata Djoko, Pemprov sekarang lagi memprioritaskan pembangunan di Banten Selatan. Karena itu banyak dana yang terserap di daerah tersebut."Dan ini bukan berarti Pemprov tidak memperhatikan Kota Tangerang," katanya.


Disamping itu, kilah Gubernur, Pemprov Banten relatif baru, sehingga ada skala prioritas dalam penyaluran dana, mana yang perlu didulukan dan tidak. "Ini karena pemprov harus dapat menyamakan pendapatan perkapita semua penduduk," tegas Djoko.(ib)



Dua Putra Wagub Jabar Ditangkap



Bandung, Pelita


Dua putra Wakil Gubernur Provinsi Jawa Barat ditangkap Selasa saat sedang mengkonsumsi heroin. Putra Wagub Jabar Soedarna TM itu, Gangan (27), ditangkap sekitar pukul 12:15 WIB di rumah tinggal orang tuanya di Jl Diponegoro No 20 Bandung.


Tim dari Unit Restik dan Tekab Polwiltabes Bandung yang dipimpin langsung Kanitrestik AKP Aqi Ginting, menggerebeg mahasiswa perguruan tinggi swasta itu yang sedang 'menikmati' heroin di salah satu kamar di lantai atas rumah di kompleks rumah pejabat tersebut.


Pada saat yang bersamaan, juga digerebeg Rizki Sunan (24) adik Gangan di kamar lain di rumah itu di bagian belakang yang juga sedang 'menikmati' heroin bersama rekannya, Erick. Kini, mereka masih diperiksa oleh kepolisian.


Diperoleh keterangan, sekitar dua bulan lalu Gangan pernah pula berurusan dengan kepolisian di Bandung dan sempat ditahan, karena memakai narkoba. Namun kemudian ia dilepas. (ant/sal)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Tim Gabungan Siap Turun Amankan TNTP
Ribuan Angkot di Banten Tak Perpanjang Izin Trayek
Soal Gubernur Kalsel, Korpri Minta Mendagri Ambil Langkah Konkrit
Pelaku Pariwisata di Bali Minta AS Tidak Serang Irak
Dipulangkan Paksa, Dua TKW Stres Berat