Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 24 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Pelayanan SIM Keliling Agar Diperluas
[Nusantara]

Pelayanan SIM Keliling Agar Diperluas

Bogor,Pelita
Pelayanan perpanjangan Surat Izin Mengemudi (SIM) keliling Polres Bogor disambut baik berbagai pihak di wilayah Kabupaten Bogor. Meskipun pelayanan SIM ini baru bisa menjangkau sekitar 70 persen wilayah kecamatan dari 40 kecamatan yang ada.
Program ini sangat membantu masyarakat, sehingga perlu di perluas lagi sehingga bisa menjangkau seluruh warga yang ada diwilayah terpencil sekalipun, kata Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Bogor, Dadeng Wahyudi kepada Pelita baru-baru ini.
Dikatakan Dadeng, perlunya perluasan jangkauan pelayanan tersebut seiring dengan semakin meningkatnya jumlah warga yang memiliki kendaraan. Karena SIM ini kan salah satu syarat yang harus dimiliki oleh setiap pemilik kendaraan. Disatu sisi dengan kesibukannya dan jarak tempuh yang terlampau jauh jika harus datang ke Polres Bogor, ini akan menyebabkan masyarakat menjadi enggan. Artinya pelayanan ini harus didekatkan kepada masyarakat, tandas Dadeng Wahyudi.
Sedangkan terkait soal biaya perpanjangan SIM tersebut, ia meminta Polres juga mensosialisasikannya kepada masyarakat. Menurutnya hal itu penting agar masyarakat mengetahui besaran harga pengurusan perpanjangan SIM tersebut. Sehingga ada kepastian berapa harga yang ditetapkan untuk pelayanan perpanjangan SIM tersebut, ujar Dadeng.
Sementara itu, Bagian Urusan SIM, Polres Bogor, Aiptu Mas Wahyullah menegaskan pelayanan SIM keliling oleh Polres Bogor tersebut hanya diperuntukan untuk perpanjangan SIM A dan C saja.
Pelayanan SIM keliling ini khusus hanya untuk perpanjangan SIM A dan C, sedangkan untuk pem buatan SIM baru tetap di Polres Bogor, karena harus mengikuti tes baik tes tertulis maupun praktek tegasnya.
Diakuinya sejauh ini petugas polres Bogor baru bisa melayani perpanjangan SIM terhadap sekitar 70 persen wilayah Kecamatan, dan sekitar 30 persennya akan lakukan secara bertahap kedepan. Wilayah-wilayah yang belum itu diataranya, Kecamatan Sukajaya, Cigudeg, Parung Panjang Tenjo, Leuwiliang, Gunung Sindur dan Rumpin ungkap Wahyullah.
Dikatakan, Aiptu Wahyullah terkait soal biaya pelayanan perpanjangan SIM A dan C itu Polres Bogor mengacu kepada peraturan yang berlaku resmi dari pemerintah. Jadi untuk biaya perpanjangan SIM ini masyarakat tidak perlu khawatir ada permainan, karena biaya yang dikenakan kepada masyarakat yang mendapat pelayanan perpanjangan SIM berlaku resmi dari pemerintah, tandasnya.
Ia juga menjelaskan bahwa pelayanan pembuatan SIM untuk semua jenisnya kini sudah semakin dipermmudah dan dipercepat. Kecepatan dan kemudahan proses pembuatan SIM tersebut Menurutnya, merupakan bagian dari upaya peningkatan pelayanan Polri kepada masyarakat.
Tapi meskpiun sudah dipermudah masih ada saja, pemohon SIM yang tak lolos mengikuti tes, baik tertulis atau tes mengemudi. Dari jumlah pemohon SIM setiap harinya sebanyak 300 orang, sekitar 100 pemohon diantaranya tidak lolos test. Ada yang tidak lolos test tertulis karena mereka kebanyakan tidak paham tentang rambu-rambu lalu lintas, ada juga yang tidak lolos ketika dilakukan test mengemudi. Umumnya karena mereka grogi, karena selain diawasi oleh petugas, juga karena pada saat dilakukan test itu, ditonton oleh banyak orang, ujar Aiptu Mas Wahyullah.
Pihaknya menepis adanya penilaian, bahwa proses pembuatan SIM tersebut seringkali sulit bahkan berbelit-belit. Sebenarnya tidak seperti itu, proses dan tahapan pembuatan SIM itu kan mengacu kepada aturan yang ada. Bagi yang lolos tes baik tes tertulis maupun test mengemudi waktu untuk pembuatan SIM itu sendiri dari semua tahap mulai dari pendaftaran, Tes kesehatan, test tertulis. Tes mengemudi sampai pengambilan sidik jari dan Foto hanya membutuhkan waktu paling lama 90 menit, paparnya.
Namun demikian ungkap, Aiptu Mas Wahyullah, bagi anggota masyarakat pemohon kartu SIM yang dinyatakan tidak lolos akan diberikan waktu untuk mengulang yang pertama selama 14 hari setelah pelaksanaan tets yang pertama, jika masih tidak lolos tes akan diberikan waktu selama 60 hari sejak tes kedua dilaksanakan. Ini berlaku untuk semua pemohon tidak ada diskriminasi, tegasnya.
Ditambahkannya, kesadaran masyarakat khususnya di wilayah Kabupaten Bogor, cukup besar. Itu menandakan bahwa kesadaran masyarakat pemilik kendaraan untuk melengkapi dirinya dengan surat izin mengemudi cukup tinggi. Hal itu bisa dilihat dari jumlah pemohon yang datang ke Polres Bogor untuk mendapatkan SIM. Untuk setiap pemohon SIM baru harus mengikuti Tes baik tertulis maupun praktik, imbuhnya.
Pihaknya mengimbau, agar warga masyarakat yang memiliki kendaraan bermotor untuk melengkapi diri dengan SIM. Karena hal itu merupakan syarat multak yang harus dipenuhi oleh seluruh pemilik kendaraan bermotor. Komitmen polisi akan tetap memberikan kemudahan pelayanan kepada masyarakat, khususnya dalam
pembuatan SIM ini, tandasnya. (ck-58)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Ribuan Massa BB Tumplek di Lapangan A Yani
Belum Kantongi IPPKH, PT SM Lanjutkan Eksploitasi Batu Bara
Walikota Tangerang Ajak Warganya Pertebal Sifat Amanah
Gubsu Takkan Lindungi Pejabat Main Proyek Fiktif
Tim KPK Periksa Kendaraan Dinas Kab Bekasi