Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 27 Desember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Puluhan Calhaj Luar Daerah Diduga Mendaftar di Cianjur
[Nusantara]

Puluhan Calhaj Luar Daerah Diduga Mendaftar di Cianjur

Cianjur, Pelita
Ditengah-tengah banyaknya Calon Jamaah Haji (Calhaj) daftar tunggu di Kabupaten Cianjur, Jabar, disinyalir banyak Calhaj dari luar daerah Kabupaten Cianjur dengan menggunakan KTP (Kartu Tanda Penduduk Fiktif) yang dibuat secara dadakan mendaftarkan diri menjadi Calhaj melalui Urusan Haji Kantor Departemen Agama (Kandepag) Kabupaten Cianjur.
Banyaknya Calhaj dari luar daerah Kabupaten Cianjur seperti dari kabupaten/kota Bekasi, Depok, Tangerang dan lainnya, karena di daerah asalnya tidak bisa berangkat tahun ini, mereka ramai-ramai mendaftar di Cianjur yang diduga bekerjasama dengan oknum pegawai Depag dengan persyaratan memberi biaya tambahan atau uang pelumas sekitar Rp5 juta/Calhaj.
Salah satu desa di Kecamatan Cianjur Kota, pernah menerima sebanyak 14 surat undangan untuk diteruskan kepada 14 Calhaj guna mengikuti latihan Manasik Haji. Padahal di desa itu, hanya terdapat tiga orang Calhaj. Sedangkan nama atau identitas yang 11 orang Calhaj tidak dikenal di desa tersebut, sehingga pihak desa setempat kebingungan surat undangan latihan Manasik Haji harus dikemanakan.
Selama ini pihak desa pun tidak pernah mengeluarkan atau memberikan surat keterangan untuk pembuatan KTP atas nama orang-orang dimaksud, kalaupun mereka pernah datang ke sini, desa pun tidak akan memberikannya, karena mereka bukan penduduk di sini, kata sumber Pelita seraya menolak disebutkan identitasnya.
Diperoleh keterangan, kejadian serupa pernah terjadi pula pada musim haji tahun lalu terdapat sekitar 40 orang Calhaj dari luar daerah Kabupaten Cianjur yang berangkat menjadi Calhaj dari Cianjur, kejadian-kejadian seperti itu, diduga terjadi setiap musim pemberangkatan haji, sehingga muncul plesetan di lingkungan Kantor Depag, bahwa Bisnis Perjalanan Ibadah Haji (BPIH).
Akan ditindak
Kepala Kantor Depag Kabupaten Cianjur, Drs H Koeswaya Al-Itsyam, MM, ketika dikonfirmasi Pelita melalui Humas, Abang Nurdin, menjelaskan, proses pendaftaran dan persyaratan yang akan melaksanakan ibadah haji sesuai dengan prosedur, kalau pun ada kejadian yang seperti itu, merupakan perbuatan oknum pegawai bukan lembaga.
Jika memang benar ada oknum yang berbuat seperti itu, tidak segan-segan akan ditindak dengan tegas, karena dapat mencoreng nama lembaga, maka akan diberikan tindakan, tegas Abang Nurdin.
Dijelaskan kuota haji untuk Kabupaten Cianjur tahun ini, 1. 991 orang, dan hingga kini kuota tersebut belum terpenuhi karena masih banyak Calhaj yang masih menjalani proses pembayaran atau pelunasan biayanya. (man)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pilkada Subang Sedot Anggaran Rp30 Miliar
Mursid Songsang Akui Terinspirasi dari Pemberitaan "Pelita"
Tolak Pemekaran Warga Sumita Hadang Pejabat Melintas
Sisebut-sebut Djoko Kirmanto akan Nurut Kiai Ciwaringin
Jelang Ramadhan Peziarah TPU Bandung Meningkat