Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Jum'at, 22 Agustus 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Dua Pasangan Cabup Saling Klaim Menang
[Hallo Bogor]

Dua Pasangan Cabup Saling Klaim Menang
-Suhu Politik di Kab Bogor Bakal Memanas-

Bogor, Pelita
Dua hari menjelang penghitungan suara pemilihan bupati (Pilbup) Bogor oleh Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD) Kabupaten Bogor, Jumat (29/8), suhu politik di wilayah ini kian memanas.
Terlebih dua pasangan calon bupati (Cabup Cawabup) terlibat aksi saling klaim. Pasangan Nusae mengklaim Pilbup akan berlangsung dalam dua putaran.
Kami optimis pilbub akan berjalan dalam dua putaran karena berdasarkan perhitungan hasil perolehan suara dari PPK yang sudah ditandatangani oleh petugas pemilu kecamatan (PPK), yang kami terima hari ini (27/8), hasilnya tidak ada satu pasanganpun yang memperoleh suara yang mencapai 30 persen, kata calon wakil bupati Bogor dari Partai Golkar Endang kosasih.
Pasangan ini mengatakan perhitungan PPK ini juga akan dijadikan rujukan pihak KPUD. KPUD nantinya hanya merekap dari berita acara PPK.
Raihan sementara dari berita acara PPK dari 1.663.268 total pemilih menunjukkan bahwa pasangan Juhaer dan Rusdi (Jurus) memperoleh suara 239.444 atau sekitar 14,40 persen, pasangan Maman Daning dan Nurdin (HMD-N) meraih suara 288.599 atau sekitar 17,35 persen, sedangkan pasangan Sunmandjaja dan Ace Supeli (SAE) memperoleh suara 210.238 atau sekitar 12,64 persen.
Dan kedua pasangan lainnya memperoleh suara yang saling bersaing ketat dan tidak ada yang mencapai 30 persen. Mereka adalah pasangan Nusae dengan peraihan suara sebanyak 427.052 atau 25,68 persen, sedangkan pasangan Rahman memperoleh suara 497.935 persen atau 29,94 persen.
Sudah ada berita acara dari PPK, dan itu menjadi pegangan bagi tim Nusae. Kami optimis Pilbup terjadi dua putaran karena sudah ada pengumuman resmi, kata Tim Sukses Nusae Hidayat Royani, Rabu (27/8).
Menanggapi klaim yang diajukan pasangan Rahman, calon wakil bupati (cawabup) Bogor dari Golkar Endang Kosasih mengatakan hal itu wajariah dalam politik. Sah-sah saja kalau pasangan Rahman bilang begitu. Tapi kami punya bukti dari berita acara PPK,\" tegas Endang.
Ia mengatakan pelaksanaan Pilbup putaran kedua terebut akan dilaksanakan setelah bulan Ramadhan. Karena sesuai ketentuan yang berlaku pelaksanaan putaran setelah dilaksanakannya putaran pertama. Terlebih lagi saat memasuki bulan puasa.
Mari kita lupakan sejenak soal pilkada. Agar kita bisa menjalankan ibadah puasa dengan tenang. Setelah puasa putaran kedua baru dilak-sanakan, kata Endang.
Penghitungan KPUD
Sedangkan hasil perhitungan sementara dari KPUD Kabupaten Bogor hingga pukul 16.30 WIB dari 3.079,3 TPS atau sekitar 43,99 persen dari jumlah pemilih 484.118 menunjukkan bahwa pasangan Jurus memperoleh suara 97.634 atau 13,58 persen, pasangan HMD-N sebanyak 137.326 atau 19,1 persen, pasangan SAE 97.029 persen, pasangan Nusae 167.621 atau 23,31 persen, dan terakhir pasangan Rahman 219.468 atau 30,52 persen.
Pasangan Rachmat Yasin dan Karyawan Faturahman (Rahman) mengklaim bahwa mereka optimis dengan perolehan suara yang sudah melampaui angka 30 persen. Pasangan ini juga yakin bahwa Pilbup hanya berjalan satu putaran.
Insya Allah saya optimis menang dengan perolehan suara diatas 30 persen supaya hanya pilkada hanya cukup satu putaran saja, kata Rachmat Yasin beberapa waktu lalu.
Menurut Rachmat Yassin Jika pilkada terjadi hingga dua putaran partisipasi rakyat akan turun. Saat ini saja yang masih satu putaran partisipasi rakyat masih minim, apalagi jika terjadi dua putaran. Kita khawatir dan kasihan rakyat masa ngurusin pilkada mulu. Dampaknya tingkat partisipasinya dibawah 50 persen.
Berdasarkan real count tersebut Rahman meraup suara sebanyak 501.993 suara (30,08 persen) dari jumlah pemilih sebanyak 1.668.697 suara atau 59,58 persen suara pemilih yang menggunakan hak pilihnya. Disusul oleh pasangan yang diusung oleh partai Golkar yakni Nu Sae dengan perolehan suara sebanyak 425.281 suara (25,50 persen), ketiga yakni pasangan HMDN dengan perolehan suara sebanyak 288.510 suara (17,29 persen), berikutnya yakni pasangan Djurus dengan perolehan suara sebanyak 240.367 suara (14,41 persen) dan terakhir adalah pasaangan Sae yang memperoleh suara sebanyak 212.442 suara (12.72%).
Rachmat Yasin, kepada wartawan baru-baru ini di kediamannya di Kecamatan Dermaga Kabupaten Bogor mengatakan dengan perolehan suara iyang berhasil diraihnya, ia optimis meraih kemenangan untuk menduduki jabatan Bupati Bogor Periode 2008-2013 mendatang.
Tanpa bermaksud mendahului ketentuan Tuhan, dengan per-olehan suara yang berhasil kami peroleh sebesar 30,08 persen, kami optimis menang, suara yang sudah masuk ke real count kami sudah mencapai 59,58 persen dan menurut kami angka itu sudah mencerminkan sekitar 95 persen suara yang masuk, kata Rachmat Yasin kemarin.
Rachmat Yasin menambahkan klaim yang dilakukan tim Nusae wajar, sebab masing-masing calon pasti sudah mengantongi hasil penghitungan cepat Pilbup Bogor. Sah-sah saja, tapi tidak tidak perlu ditanggapi dengan emosi, sebab keputusannya kita menye-rahkan pada penghitungan suara KPUD Kabupaten Bogor, akan tetapi klaim kemenangan kami itu realistis. Karena berdasarkan quick count masing-masing cabup Rahman unggul, jelas Rahmat
Ditengah situasi yang memanas, sekitar 50 orang massa dari salah satu cabup melakukan demo di depan Mapolres Bogor menuntut pengusutan dugaan money politik yang dilakukan salah satu pasangan calon lainnya, Rabu (27/8). Menghadapi perhitungan hasil perolehan suara pilbup yang akan dilakukan oleh KPUD Jumat (29/8) ini, di gedung Tegar Beriman Polres Bogor telah menyiapkan pengamanan.
Personel yang kami siapkan antara 100-150 personel. Pengamanan seperti biasa. Hanya kita berharap jangan dari tahap demi tahap pilbup kita sudah lalui dengan aman dan terkendali tapi tahap akhir ini justru kondisi tidak dapat dikendalikan. Dalam perhitungan suara nanti yang diperbolehkan masuk hanya yang memiliki undangan saja, ungkap Kabag OPS Polres Bogor AKP Yogi Yusuf Napitulupu, kepada Pelita kemarin.
Ditanyakan tentang kesiapan pengamanan jika terjadi putaran kedua, Yogi mengatakan intinya Polres sangat mengamankan jalannya pilkada. Mau pilbup putaran satu atau dua putaran pada dasarnya kami siap, katanya. ck-58)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
KPUDAkui "Real Count" Lambat
DPD Golkar Kabupaten Bogor Tolak Daftar Caleg
175 Personel TNI untuk Kongo Dilatih di Bogor
Bogor Terima Bantuan dari Jabar Rp11 Miliar
Polres Bogor Pasang Tujuh Kamera CCTV di Puncak