Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Senin, 28 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Hasil Penghitungan Suara Pilbup Bogor
[Hallo Bogor]

Hasil Penghitungan Suara Pilbup Bogor
Rahman Gunakan Hak Sanggah Nusae Tetap Dua Putaran

Bogor, Pelita
KPUD Kabupaten Bogor mengakomodir keberatan yang diajukan tim sukses (TS) pasangan Rachmat Yasin-Karyawan Fathurrachman (Rachman) dengan mencocokkan data hasil penghitungan suara di delapan kecamatan, yaitu Cijeruk, Ciampea, Cigombong, Rumpin, Babakan Madang, Cibungbulang, Ciseeng dan Gunungputri.
Keberatan diajukan tim Rachman setelah anggota KPUD menanyakan apakah ada keberatan dari saksi pasangan calon, usai anggota panitia pemilihan kecamatan (PPK) membacakan hasil suara di kecamatan masing-masing, pada sidang pleno penghitungan suara pemilihan Bupati (Pilbup) Bogor, di gedung Tegar Beriman, Jumat petang.
Ketua Divisi Teknis KPUD Kabupaten Bogor, Eko Romli Wahyudi mengatakan, setelah penghitungan suara tersebut KPUD masih akan memberikan waktu bagi pasangan yang keberatan dengan hasil penghitungan yang dilakukan KPUD.
Kami berikan masa sanggah kepada pasangan calon untuk menyampaikan sanggahan terhadap hasil KPUD tersebut paling lama tiga hari kerja yakni Senin (1/9) sampai dengan Rabu (3/9), jika dalam tiga hari tidak ada pasangan yang menggunakan hak sanggah maka KPUD akan menetapkan hasil penghitungan ini Kamis (4/9) akan datang, ungkapnya.
Sementara Sekretaris Tim Sukses (TS) pasangan Rahman, Wawan Risdiawan menyatakan pihaknya keberatan terhadap hasil berita acara dari PPK yang dibacakan tersebut. Menurutnya ada sembilan PPK yang tidak sesuai jumlah suara yang dipegang pihaknya.
Kita tunggu saja hasilnya. Masih ada waktu tiga hari untuk melayangkan gugatan. Kami akan memaksimalkan waktu itu. Dan alternatif terakhir kita selesaikan saja di pengadilan, kata Wawan.
Wawan menambahkan jika Pilbup ini akan dilakukan dalam dua putaran maka akan banyak risikonya. yang pertama yang pasti adalah anggaran yang akan digunakan untuk putaran kedua, yang mencapai puluhan miliar, yang kedua adalah angka partisipasi masyarakat dalam putaran kedua dipastikan lebih rendah. Sekarang saja angka Golput sudah 40 persen bagaimana kalau dipaksakan dua putaran,\" ujarnya.
Sedangkan pasangan Nusae, mengaku optimis jika Pilbup tersebut akan berlangsung dalam dua putaran. Sejak awal kami sudah yakin akan terjadi dua putaran, dan setelah dihitung oleh KPUD ternyata hitung-hitungan kami tidak meleset jauh, paparnya.
Pihaknya pun membantah jika dikatakan opset , karena telah mengantongi data-data hasil pemungutan suara dari tingkat PPK sebelum penghitungan akhir dilakukan KPUD.
Ini tidak melanggar aturan, ini konstitusional dan bukan hanya Pasangan Nusae saja yang sebenarnya punya hak untuk memperoleh data-data itu, tapi seluruh pasangan. Hal itu dijamin oleh Undang-undang Nomor 23 Tahun 2004 tentang pemerintahan daerah, bahwa setelah dihitung oleh PPS dan diserahkan ke PPK maka setiap saksi dapat memperoleh salinan berkas penghitungan dan sertifikat rekapitulasi hasil penghitungan. Tidak hanya itu, bahkan PPK juga seharusnya menempelkan hasil rekapitulasi penghi-tungan itu di tempat-tempat umum agar masyarakat mengetahuinya, urainya.
Sementara itu soal Pilbup yang akan berlangsung dua putaran ia mengatakan hal itu merupakan sebuah konsekwensi demokrasi. Itu artinya memang mau tidak mau harus dua putaran, ini kan pilihan rakyat juga, yang tercermin dalam proses pemilihan yang dilakukan secara demokratis. Soal anggaran itu sudah bagian dari risiko kita berdemokrasi, tegasnya.
Menurutnya Pilbup Bogor itu sudah dapat diprediksi dari awal akan berlangsung dalam dua putaran, hal itu disebabkan karena jumlah pasangan yang mengikuti pemilihan ini sebanyak lima pasangan. Sehingga hampir dapat dipastikan bahwa tidak ada pasangan calon yang bakal meraih 30 persen suara. Apalagi ditambah dengan angka golput yang mencapai 41 persen, terangnya.
Penghitungan KPUD
Dari hasil penghitungan suara yang dilakukan oleh KPUD Jumat petang, pasangan cabup dan cawabup nomor urut 5 Rachmat Yasin-Karyawan Faturachman (Rahman) yang diusung PPP dan PDIP ternyata hanya nyaris menang, pasangan hanya mengantongi 29,94 persen (498.173 suara) dari total jumlah suara yang masuk sekitar 57,97 persen (1.663.790 suara).
Sementara pesaingnya yakni pasangan nomor urut 4 Fitri Putra Nugraha alias Nungki-Endang Kosasih (Nusae) yang diusung Partai Golkar meraih suara 25,67 persen (427.094 suara). Di posisi ketiga ditempati pasangan nomor urut 2 H Maman Daning-Muhammad Nurdin (HMDN) 17,34 persen (288.556 suara). Pasangan nomor urut 1 Iyus Djuher-Rusdi AS dari partai Demokrat 14,40 persen (239.530 suara). Sedangkan pasangan dari PKS nomor urut 3 Soenmandjaja-Ace Supeli 17,34 persen (210.437 suara). (ck-58)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Ribuan Massa Bakal Kepung Gedung Tegar Beriman
KPUD Dinilai Tidak Profesional Real Count Macet
Pembangunan Terminal Bojonggede Terkendala Pembebasan Lahan
Undang-Undang Perlindungan Anak
Tempat Hiburan di Bogor Tutup Selama Ramadhan