Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 31 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Caleg Perempuan Masih Dibatasi
[Nusantara]

Caleg Perempuan Masih Dibatasi

Bogor, Pelita
Sebagian besar parpol dari 36 parpol yang mendaftarkan calon anggota legislatif (caleg) ke KPU Kabupaten Bogor, tidak memenuhi persyaratan keterwakilan 30 persen perempuan.
Ketua Kaukus Perempuan Politik Indonesia (KPPI) Bogor, Ratu Nailumuna mengatakan, banyak parpol yang tidak memenuhi persyaratan keterwakilan perempuan, bukan karena tidak ada perempuan yang siap menjadi anggota legislatif, tapi lebih disebabkan tidak diberikan kesempatan oleh kaum laki-laki.
Perempuan di Kabupaten Bogor cukup banyak yang siap, bahkan sudah menjalani pendidikan politik, kata Ratu Nailumuna, di Cibinong, Rabu. Dikatakannya, kaum perempuan yang siap menjadi anggota legislatif di antaranya perempuan yang tergabung dalam kaukus perempuan politik Indonesia (KPPI) Bogor.
Anggota KPPI sudah mendapat pendidikan politik bekerja sama dengan beberapa lembaga terkait. Bahkan, Kabupaten Bogor menjadi salah satu daerah percontohan pelatihan politik dari Kantor Menteri Negara Pemberdayaan Perempuan, katanya.
Pendidikan politik yang diterima kaum perempuan di Kabupaten Bogor, kata dia, tidak hanya penambahan wawasan soal politik, bahkan sampai pada hal teknis yakni apa dan bagaimana pekerjaan sebagai anggota legislatif.
Pengurus Partai Golkar (PG) Kabupaten Bogor ini sebaliknya mempertanyakan caleg laki-laki, apakah seluruhnya berkualitas. Menurut dia, tidak semua caleg laki-laki berkualitas, baik wawasan maupun kemampuan kepemimpinan sebagai anggota legislatif.
Ketika ditanya Partai Golkar juga belum memenuhi persyaratan keterwakilan 30 persen perempuan, menurut dia, pernyataan untuk seluruh partai, termasuk Partai Golkar.
Jika Partai Golkar juga tidak memenuhi kuota perempuan, berarti tidak memberikan kesempatan pada perempuan untuk tampil, katanya.
Sebelumnya, anggota KPU Kabupaten Bogor, Romli Eko Wahyudi mengatakan, pihaknya mengembalikan daftar caleg yang didaftarkan ke KPU, karena ada persyaratan yang belum dipenuhi, di antaranya kuota perempuan.
KPU Kabupaten Bogor memberikan batas waktu perbaikan dan kelengkapan persyaratan, paling lambat pada 16 September 2008. Jika parpol tidak bisa memenuhi persyaratan kuota perempuan, agar membuat pernyataan resmi yang menyatakan tidak sanggup memenuhi kuota tersebut, katanya. (ck-17)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Ketua CFCD: Minim Peran Aktif Pengusaha Dalam CSR
PLN Jabar-Banten Lakukan Pemadaman Bergilir
Kelangkaan Mitan Diduga Unsur Kesengajaan
Bupati Obar Sobarna Peroleh Penghargaan
2010, Setelah 2009 Pilgub Jambi