Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Rabu, 27 Agustus 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Pengundian Nomor Urut Cabup-Cawabup Majalengka Ricuh
[Nusantara]

Pengundian Nomor Urut Cabup-Cawabup Majalengka Ricuh

Majalengka, Pelita
Tujuh pasangan calon bupati dan wakil bupati (Cabup-Cawabup) Kabupaten Majalengka, Sabtu (20/9) telah mendapatkan pasangan nomor urut. Penetapan nomor urut dilakukan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Majalengka di Graha Sindangkasih, Jln KH Abdul Halim, Majalengka. Acara pengundian nomor urut pasangan (Cabup-Cawabup) peserta pilkada 2008 sempat diwarnai kericuhan.
Kericuhan terjadi setelah pengundian nomor urut pasangan calon karena beberapa pendukung pasangan cabup-cawabup H Yunus Sanusi SH dan Ir Dedi Supriadi (Hayu-Hade) memasangkan poster bergambar kedua pasangan berikut nomor urut yang telah diundi.
Masa pendukung dari pasangan lain melakukan reaksi memprotes pemasangan poster bergambar pasangan calon berikut nomor urut karena dianggap kampanye. Selain itu juga, beberapa pendukung lain mensinyalir dalam pengundian telah terjadi kebocoran.
Kericuhan dapat diatasi setelah poster bergambar pasangan Hayu-Hade berikut nomor urutnya diturunkan dari sisi kanan depan panggung yang dipegang anggota Pandu Keadilan dari DPD PKS Kabupaten Majalengka.
Ketua KPU Majalengka Muhyidin SH membantah telah melakukan kecurangan dalam pengundian. Pengundian nomor urut dilakukan secara terbuka dalam rapat terbuka dan transparan sehingga tidak mungkin kami berbuat curang, ujarnya. \"Mana mungkin kami berbuat curang, poster mengenai poster bergambar pasangan calon berikut nomor urut itu bisa saja dibuat berdasarkan tempelan,\" ucap Muhyidin.
Calon Wakil Bupati dari PAN-PKS, Ir Dedi Supriadi kepada wartawan membenarkan nomor urut diposter itu hanya tempelan. Pendukungnya telah membuat gambar nomor urut dari satu sampai tujuh sehingga berapa pun nomor yang didapat siap ditempelkan ke poster bergambar dirinya bersama H Yunus Sanusi tersebut.
Berdasarkan hasil undian nomor urut, pasangan H Sutrisno SE MSi-Drs H Karna Sobahi MMPd (Suka) meraih nomor urut 1, Drs H Suhardja MM-Ir H Ateng Sutisna MBA (Sahate) nomor urut 2, Drs H Uu Saepudin ST MSi-Letkol (Purn) Abun Bunyamin (Uu-Abun) mendapatkan nomor urut 3.
Selanjutnya nomor urut 4 diraih pasangan H Yunus Sanusi SH-Ir Dedi Supriadi (Hayu-Hade). Pasangan Drs H Tio Indra Setiadi-Drs Ending Suhendi MSi (Hate) mendapatkan nomor urut 5, H Abah Encang-M Iqbal MI (Baiq) nomor urut 6 dan H Eman Sulaeman SE-H Fuad Abdul Azid (Mamfu) dengan nomor urut 7.
Sebelumnya juga sidang terbuka yang dipimpin Ketua KPU Muhyidin SH sempat diwarnai interupsi sejumlah elemen masyarakat. Hal tersebut terkait pembacaan berita acara yang tidak menye-butkan pasangan perseorangan/independen oleh sekretaris KPU Kustur Kusniawan SH MSi.
Seperti diungkapkan H Zen Sastramihardja SH, agar tidak menimbulkan multitafsir, KPU disarankan merevisi naskah berita acara itu. KPU pun merevisi naskah berita acara sehingga sidang yang semula sempat gaduh kembali tenang. (ck-69)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pemkab Cianjur Belum Anggarkan THR untuk PNS
DPRD Kab Cianjur akan Datangi Pertamina Soal BBM
Tender Proyek Alkes Dijaga Ketat Tentara
Warga Plumbon Keluhkan Keberadaan Billiard
Caleg PKB Kab Tegal Bikin Petisi Hak Angket