Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Rabu, 30 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Aang Menang Karena Rakyat Puas Pembangunan Kuningan
[Nusantara]

Aang Menang Karena Rakyat Puas Pembangunan Kuningan

Cirebon, Pelita
Kemenangan telak calon incumben Aang Hamid Suganda yang berpasangan dengan Momon Rochmana (Arochman) dalam quick count sampai 73,22 persen di Pilkada Kabupaten Kuningan dikarenakan rakyat mengaku puas dengan hasil pembangunan selama lima tahun.
Dari hasil wawancara dengan sejumlah masyarakat mendapat kesimpulan mereka puas dengan hasil pembangunan yang dilakukan Aang Hamid Suganda selama lima tahun kepemimpinannya sehingga hasilnya juga dinilai fantastis, kata Direktur Riset Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Arman Salam saat jumpa pers dengan wartawan di Grage Sangkan Hotel, Minggu sore.
Menurut Arman, yang lebih membuat fantastis, adalah kemenangan pasangan Arochman itu hampir merata di semua kecamatan dan dari hasil pantauan 100 relawan ternyata tidak ditemukan adanya kekisruhan di 250 TPS pantauan, maupun di sekitarnya.
Menurut Arman, kemenangan dari hasil Quick Count atau hitung cepat dengan raihan 73,22 persen itu akan sangat sulit dicapai oleh pasangan manapun dalam Pilkada di Indonesia.
Selama ini hasil Quick Count dari kami bekerjasama dengan Jaringan Isu Publik (JIP) yang sudah dilakukan selama 57 kali di sejumlah Pilkada di Indonesia ternyata tidak pernah meleset sampling eror selalu dibawah satu persen, katanya yang pada awal jumpa pers langsung mengucapkan selamat kepada pasangan Arochman.
Direktur Tehnik JIP Setia Darma mengungkapkan, teori dan metodologi yang digunakan untuk Quick Count pada Pilkada Kuningan (2008 - 2013) sama dengan daerah lain sehingga hasilnya diperkirakan tidak akan jauh berbeda.
Bahkan, menurut Setia Darma, salah satu hasil Qucik Count LSI-JIP pada Pilkada di Kabupaten Tanjung Jabung Timur, Jambi, hasilnya hanya berbeda 0,05 persen dari pengumuman resmi KPUD setempat.
Ia menjelaskan, LSI-JIP telah melakukan Quick Count di 22 kabupaten, 15 kota dan 21 propinsi dengan hasil sampling eror selalu dibawah satu persen.
Bahkan di Pilkada di Maluku Tengah yang letaknya berjauhan ternyata hasil Quick Count LSI-JIP rata-rata kesalahan hanya 0,29 persen, katanya.
Telak
Seperti diberitakan sebelumnya pasangan Aang Hamid Suganda-Momon Rochmana (Arochman) berdasarkan perhitungan Quick Count dari Lingkaran Survei Indonesia (LSI) dan Jaringan Isu Publik (JIP) memenangkan Pemilihan Bupati Kuningan dengan angka telak mencapai 73,22 persen dengan sampling error sekitar satu persen.
Dari lima zona pemilihan, pasangan yang dikukung PDI Perjuangan, Golkar, PKB, PPP, PAN dan PBB itu rata-rata meraih suara terendah 69,11 persen dan tertinggi Rp76,79 persen.
Urutan berikutnya ditempati pasangan Aan Suharno - Iwan Sondjaya yang dukung PKS dan Partai Demokrat dengan raihan 22,63 persen dan pasangan perseorangan, Nana Sulanjana - Eman Sulaeman yang meraih hanya 4,15 persen.
Arman menjelaskan, Quick Count dari LSI bekerjasama dengan JIP di Kuningan merupakan hasil ke-58 dari sejumlah Pilkada di Indonesia dan hasil ke-7 dari Pilkada di Jawa Barat.
KPUD merupakan lembaga yang mempunyai hak penuh untuk mengesahkan perhitungan, namun prosesnya lama sehingga Quick Count diharapkan bisa memenuhi rasa ingin tahu masyarakat akan hasil yang cepat dengan tingkat kesalahan yang dibawah satu persen, katanya.
Menurut Arman ada 250 sampel TPS yang diambil datanya yang ditentukan secara acak dari 32 kecamatan di Kabupaten Kuningan.
Hasil lainnya yaitu perkiraan tingkat partisipasi masyarakat mencapai 64,49 persen, atau hampir sama dengan perkiraan Plh Bupati Kuningan Ano Sutrisno yang pada Minggu siang memperkirakan tingkat partisipasi sekitar 65 persen. n


 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Akibat Mitan dan Gas Langka
Idealnnya Harga TBS Kelapa Sawit Rp700 perKg
Pasangan Arochman Unggul Telak, Golput 35,54 Persen
Gubernur Jabar Minta Pasangan yang Kalah Legowo
Panitia Pilwu Desa Gabus Wetan Dibentuk