Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 23 Nopember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Panwaslu Kota Depok Temukan Beberapa Pelanggaran
[Nusantara]

Panwaslu Kota Depok Temukan Beberapa Pelanggaran


Depok, Pelita
Panitia Pengawas Pemilu (Panwas) Kota Depok menemukan beberapa pelanggaran yang dilakukan oleh partai politik (Parpol) peserta Pemilu dan sejumlah calon legislatif (Caleg). Pelanggaran tersebut berupa pelanggaran administrasi dan pelanggaran pidana kampanye.
Anggota Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Depok Bidang Penanganan Laporan dan Penegakan Hukum, Sutarno mengatakan sampai saat ini pihaknya sudah menerima sebanyak lima laporan dari beberapa parpol terkait masalah pemasangan alat peraga kampanye.
Laporan yang masuk ke panwas salah satunya adalah adanya pemasangan banner parpol yang menutupi atribut parpol lain. Semua laporan yang masuk langsung kita tanggapi dan selanjutnya panwas akan melakukan pengembangan, ujar Tarno kepada wartawan, Senin (19/1).
Sedangkan untuk pelanggaran administrasi, lanjut dia berupa pemasangan atribut kampanye yang ditempatkan di sekolah, tempat ibadah dan kantor pemerintahan ditemukan sebanyak 10 pelanggaran yang dilakukan parpol. Ini merupakan pelanggaran administrasi dan harus di laporkan ke KPU Kota Depok, tuturnya.
Di katakannya, seluruh parpol peserta pemilu di Kota Depok seharusnya bisa menerapkan aturan dalam pemasangan atribut parpol. Aturan tersebut tertuang dalam UU no 10 Tahun 2008 tentang Pemilu dan yang lebih spesifik lagi yaitu Perpu KPU No 19 Tahun 2008 tentang kampanye, seharusnya parpol peserta pemilu dapat menerapkan masalah pemilu dan kampanye sesuai dengan peraturan yang ada, ujar Tarno.
Menyikapi adanya pemasangan atribut parpol yang dinilai sudah mengganggu keindahan, Ketua Panwaslu Kota Depok, Sjamsuhadi menjelaskan beberapa waktu lalu panwaslu telah merekomendasikan kepada KPUD agar segera melayangkan surat kepada seluruh parpol untuk menertibkan alat peraga kampanye yang dinilai sudah mengganggu keindahan dan kebersihan. Kami minta perhatian parpol untuk segera menertibkan alat peraga kampanye yang sudah mengganggu keindahan dan kebersihan, tegas Sjamsu. (ck-26)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pemkab Bandung Diharap tidak Membeli Mobil Baru
STAIS Medan Adakan Pengobatan Gratis
Selundupkan Mitan, Pemilik Pangkalan Diamankan Polisi
Harga Jual Map Tanpa Logo di Kota Tangerang Meroket
Tarif Angkutan Kota Bakal Turun