Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 27 Desember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Permintaan Ellong Chandra Ditolak Hakim
[Olah Raga]

Jakarta, Pelita



Permintaan Ellong Chandra untuk didampingi seorang pengacara dari Polri dalam sidang gugatan kasus PB Lemkari, ditolak hakim ketua pada hari pertama persidangan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/1).


Hakim Ketua Heri Suwantoro SH menolak permintaan tersebut karena tergugat (Ellong Chandra) adalah seorang sipil dan bukan kalangan kepolisian atau TNI.


Sidang tersebut merupakan hari pertama digelarnya sidang atas gugatan Ketua Umum PB Lemkari, Anton Lesiangi yang menggugat tiga mantan pengurus lama Lemkari yakni Irjen Pol (Purn) Drs Hamami Nata, Brigjen Pol Drs Darwan Siregar MSc dan Ellong Tjandra SE MM. Sementara Kapolri Da'i Bachtiar terseret sebagai "turut tergugat".


Namun pada sidang hari pertama kemarin, ketiga tergugat tersebut (kecuali Ellong Chandra) diwakili kuasa-kuasa hukumnya dan proses persidangan yang hanya memakan waktu sekitar 20 menit hanya memeriksa kelengkapan administrasi dari semua pihak.


Hakim Ketua Heri Suwantoro SH memberikan kesempatan selama sepuluh hari kepada para tergugat untuk memenuhi kelengkapan administrasinya. Meski begitu, Heri mengharapkan dari kasus ini dapat dicapai kesepakatan dan penyelesaian melalui jalan damai.


Sedangkan Anton Lesiangi selaku penggugat yang hadir dalam persidangan pertama itu mengatakan, prinsipnya ia tak mempermasalahkan ditundanya persidangan hingga 21 Januari mendatang.


"Itu tidak masalah. Saya siap menerima penundaan ini demi tercapainya kepastian hukum yang kami tuntut sejak awal mula," ujarnya. "Saya juga akan siap hadir pada persidangan berikutnya, dan saya harapkan para tergugat juga bisa ikut hadir," lanjutnya.


Sebagaimana diketahui, Anton Lesiangi selaku Ketua Umum PB Lemkari yang sah, secara resmi mengajukan gugatan perdata ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat. Diantara isi gugatan adalah bahwa pada tanggal 19 November 2000, para tergugat melakukan perbuatan melawan hukum sesuai dengan ketentuan Pasal 1365 Kitab Undang-undang Hukum Perdata.


Tetapi selain itu, banyak tindakan-tindakan yang dilakukan para tergugat yang menyalahi hukum dan penyimpangan dalam pelaksanaan peraturan berorganisasi seperti menyangkut hasil-hasil Kongres Lemkari IX dan yang terakhir adalah penyelenggaraan Mukernas di Bandung yang dinilai sangat ilegal.


Anton Lesiangi sendiri mengajukan gugatannya ke pengadilan negeri dengan bantuan pengacara Syamsul Zakaria SH.


Seluruh latar belakang dari gugatan hukum yang diajukan Anton Lesiangi adalah turunnya SK Kapolri 8 April 2002 yang menyatakan seluruh unsur kepolisian di Republik Indonesia tidak diperkenankan lagi aktif di bidang lain termasuk pengurus keolahragaan. Tetapi nyatanya ketiga oknum tersebut masih terus "merajalela" dan menganggap dirinya sebagai pengurus PB Lemkari. (vic)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
ANALISIS
KIPRAH BINTANG
Hyung-Taik ke Semifinal, Paradorn Kalah
Jordan Sakit, Bulls Tetap Kalah
Penonton Persib vs PSPS Akan Membludak