Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 14 September 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Inovasi dan Kreasi Yance Dinilai tak Penah Habis
[Nusantara]

Pemilu Harus Jadi Momentum Menentukan Nasib Indramayu
Inovasi dan Kreasi Yance Dinilai tak Penah Habis

Indramayu, Pelita
Menjelang Pemilu 9 April 2009, Dewan Pimpinan Daerah Partai Golkar (DPD-PG) Kab Indramayu semakin intens melakukan pertemuan setelah hari sebelumnya memberi stimulan berupa kendaraan roda dua bagi Pengurus Desa (PD) PG yang bisa mendulang suara minimal 50 persen pada Pemilu kelak.
Sabtu, (14/2) bertempat di Kantor DPD PG jalan Olah Raga Nomor 2, H Irianto MS Syafiuddin (Yance) yang juga Bupati Indramayu mengundang seluruh Caleg baik untuk kabupaten maupun provinsi, pengurus pleno, Badan Pengendalian dan Pemenangan Pemilu (Bappilu), para pemimpin Ormas/OKP serta para anggota tim supervisor dan motivator hadir dalam rangka memantapkan langkah menghadapi pesta demokrasi. Bersama Yance selaku Ketua DPD PG Kab Indramayu, nampak hadir Enggartiasto Lukita selaku Caleg PG untuk DPR RI di Dapil Jabar 8.
Pemilu harus dijadikan momentum untuk menentukan nasib Indramayu ini, pinta Yance yang namanya cukup dikenal dalam percaturan politik di tanah air dengan inovasi-inovasi politiknya yang fenomenal. Ia mengingatkan kadernya untuk senantiasa hati-hati dalam melangkah dan selalu dekat dengan rakyat.
Pada kesempatan tersebut suami dari Hj Anna Sophanah ini menyampaikan permohonan maaf manakala dalam segala tindak kebijakannya selaku Bupati Indramayu menjalankan roda pemerintah an selama delapan tahun, dianggap salah.
Saya menyadari, sebagai manusia biasa pasti dijumpai kekurangan dan kekhilafan hal tersebut karena kelemahan dan keterbatasan. Tolong ingatkan saya agar tidak terjerembab dalam kesombongan dan dholim, pintanya untuk disampaikan pula pada seluruh alim-ulama, tokoh masyarakat, pemuda dan seluruh rakyat Indramayu.
Terkait dengan hadiah motor yang bakal diberikan para PD PG, menurutnya merupakan motivasi agar PD PG bersungguh-sungguh dan bekerja keras demi kemenangan partai yang bernomor 23 tersebut. Pokoknya saya akan meminta tanggung jawab PD manakala di desanya tidak memperoleh hasil yang optimal untuk PG, katanya.
Enggartiasto Lukita mengatakan, Saya percaya pada PD PG Kab Indramayu di bawah kepemimpinan Bung Yance. Indramayu semakin menggelora saja dari waktu ke waktu. Inovasi dan daya kreasi tidak pernah habis. Soal memotivasi kader, saya salut dan memang jagonya.
Diprediksi, suara PG di Indramayu akan menjadi titik dongkrak di Jawa Barat (Jabar) guna meraih 30 persen suara secara nasional. Namun demikian diingatkan Enggar, faktor kesalahan (error) dalam memilih utamanya pada pemilih tradisional, diprediksi pula mencapai 60 persen.
Inilah garapan kader PG untuk terus lakukan penggalangan, ujarnya. Senada dengan Enggar, H Udi Karyudi selaku Ketua Harian DPD PG Kab Indramayu menjelaskan secara detail seputar tata cara kampanye, rekrut saksi, tata cara pencoblosan maupun teknik peng galangan. Semoga saja pertemuan ini akan menjadi bekal berharga dan melecut para kader PG terutama Caleg menambah kencang guna meraih kemenangan, harapnya. (khal)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Polda Jambi Sudah Merekonstruksi Perkelahian Perwira
Bupati Obar Ngakeukeuweuk Dana Desa Rp7,9 Miliar
Mereka Belum Paham Soal Contreng
Coblos ke Contreng Rawan Blanko
Kerusakan Ruas JLJ Akibat Sistem Drainase tidak Baik