Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Jum'at, 24 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Kebakaran di Madinah Cepat Teratasi, Satu Kamar Jamaah Haji Indonesia Ludes
[Agama dan Pendidikan]

Madinah, Pelita



Satu kebakaran terjadi di kamar 208 perumahan nomor 447 pemondokan haji Indonesia di Madinah, kemarin. Kebakaran yang menimpa jamaah haji asal Indonesia itu, meludeskan isi kamar berupa barang bawaaan jamaah asal Pemalang, Jawa Tengah.


Kejadian ini menyentak semua petugas haji Daker Madinah. Kadaker Madinah H Hilmi Muhammadiyah yang langsung turun ke tempat kejadian meminta semua jamaah agar benar-benar tidak lalai dan memperhatikan keselamatan bersama.


"Setelah menyolok pemanas air yang terbuat dari plastik ke listrik, kemudian jamaah itu meninggalkannya untuk sholat di masjid, akibatnya terjadi kebakaran. Ini karena kelalaian," kata Kepala Daerah Kerja Madinah Drs H Hilmi Muhammadiyah, Senin (13/1) waktu setempat di ruang kerjanya.


Hilmi meminta semua jamaah haji Indonesia untuk selalu berhati-hati dan waspada saat berada di pemondokan. Sebab, akibat kelalaian sekecil apapun bisa berdampak buruk dan membahayakan lingkungan maupun jamaah lainnya. Dia minta para jamaah agar tidak memasak air di dalam kamar, sebab pihak majmu'ah (penyelenggara haji Arab Saudi) sudah menyediakan dapur untuk masak di setiap lantai.


Peristiwa kebakaran yang menimpa jamaah asal Indonesia itu terjadi Senin sekitar pukul 03.00 waktu Madinah di kamar 208 di perumahaan nomor 447 sektor II yang dihuni para jamaah embarkasi 09 Jawa Tengah. Penyebabnya adalah arus listrik yang membakar pemanas air yang terbuat dari plastik milik keluarga Caryatun binti Karbon.


Pada saat kejadian, kepulan asap tebal dari kamar itu cepat diketahui, jamaah yang lain dan melaporkannya kepada petugas pemondokan dan pihak pemadam kebakaran. Meskipun para jamaah yang ada di sekitar lokasi diliputi kepanikan, namun berkat kecekatan petugas pemadam kebakaran Madinah dalam waktu singkat api dapat dipadamkan. "Saya salut kepada petugas pemadam kebakaran yang begitu cepat mengatasi api," ujar HM Sinwan Anwari, Ketua Sektor II, di kantornya.


Dalam musibah kebakaran itu tidak ada korban jiwa dari jamaah haji Indonesia. Menurut Sinwan, jamaah kloter 09 embarkasi Solo itu tiba di Madinah pukul 21.00 hari Minggu (12/1) dengan jumlah jamaah sebanyak 325 orang.


Kamar 208 itu diisi oleh enam orang yang terdiri dari Caryatun binti Karbon, Darnoto bin Talwi, Talwi bin Warmun, Muntaha bin Caim, dan Tomderi binti Dalrima. Akibat musibah itu semua barang yang ada di kamar 208 habis terbakar berikut uang milik Muntoh bin Caim sebesar Rp300.000.


"Untung saja mereka masih menyimpan uang di tas kecil yang dibawanya," kata Sinwa.


Terhadap kamar yang terbakar itu, pihak Pemerintah Madinah segera merehabilitasi untuk digunakannya oleh keluarga Muntaha. "Mereka sekeluarga itu bersaudara," tambahnya. (dik)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Teratasi, Gangguan PMD Jamaah Haji Indonesia, Garuda Terbangkan 42 Kloter
SERBA SERBI HAJI
Pelajar Berperan Penting Perjuangkan Aspirasi Rakyat
Liberalisasi Islam Bukan Soal Baru
Terdapat Tiga Kelompok Islam di Indonesia