Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Sabtu, 25 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Rekanan Meubelair Menunggak Pekerjaan Tahun 2008
[Nusantara]

Rekanan Meubelair Menunggak Pekerjaan Tahun 2008

Sukabumi, Pelita
Rekanan dalam pengadaan meubelair yang didanai Dana Alokasi Khusus Non Dana Reboisasi (DAK Non-DR) 2008 untuk SD dan MI di Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi belum menyelesaikan kewajibannya. Sampai Selasa (3/3), rekanan yang berinisial DM tersebut masih menunggak pekerjaan yang seharusnya sudah selesai Desember 2008.
Dari dana yang biasa disebut DAK Bidang Pendidikan itu, setiap SD dan MI penerima mendapat bantuan meubelair yang nilainya Rp22 juta. Dana tersebut dianggarkan untuk pengadaan 60 meja siswa, 120 kursi siswa, tiga unit kursi dan meja guru, tiga papan tulis, dan tiga lemari. Meja dan kursi siswa dialokasikan untuk tiga ruang kelas. Di Kecamatan Cisolok, bantuan DAK diberikan kepada empat SD dan dua MI.
Sejak DAK diturunkan pada bulan September tahun lalu, rekanan hanya mampu memenuhi sebagian dari jumlah yang disepakati. Kepala SD Cireundang 1, Kecamatan Cikakak, Tukija mengatakan, selama empat bulan ia dan sekolah penerima DAK lainnya di Cikakak menunggu kepastian pengiriman barang-barang meubelair sesuai pesanan.
SD Cireundang 1 masih kekurangan unit meja dan kursi siswa untuk satu ruang kelas, satu unit papan tulis, dan satu unit meja guru. Menurut Tukija, selama ini DM tidak pernah memberitahukan tentang keterlambatan pengiriman. Dia sangat menunggu barang-barang tersebut karena sangat dibutuhkan oleh para siswa. Suatu waktu, Tukija menanyakan hal keterlambatan ini langsung kepada DM. Jawaban yang didapatnya, rekanan sedang mengalami kesulitan bahan baku meubelair.
Itu alasan yang tidak masuk akal, kata Tukija ketika ditemui di Kantor UPTD Pendidikan Kecamatan Cikakak, Senin (2/3) lalu.
Susahnya lagi, lanjut Tukija, belakangan ini DM sangat sulit ditemui. Dia sudah berusaha mencari DM di rumah maupun di sekolah tempat DM mengajar. Sehari-hari DM mengajar di salah satu SLTA di Cisolok dengan status guru PNS. Upaya Tukija untuk menemukan posisi DM berakhir sia-sia.
Tukija menambahkan, setiap ada pengiriman meubelair, jenis dan kuantitas barangnya tidak sama untuk masing-masing sekolah penerima DAK. Dalam satu kali pengiriman, DM hanya mengirimkan kursi dan meja untuk dua kelas ke SD Cireundang 1.
Kami mohon kepada rekanan agar kekurangan meubelair segera diselesaikan. Siswa kami mengalami hambatan dalam kegiatan belajar mengajar karena kekurangan meja dan kursi, ujar Tukija.
Berbeda dengan Cikakak, pengiriman meubelair di Kecamatan Cisolok tidak menemui kendala. Menurut Kepala UPTD Pendidikan Kecamatan Cisolok Maman Suparman, di wilayahnya tidak ada keterlambatan pengiriman meubelair bagi sekolah penerima DAK Bidang Pendidikan. Padahal rekanan yang ditunjuk sama yaitu DM.
Awalnya memang ada keterlambatan. Tapi sekolah mendesak kepada rekanan untuk menyelesaikan pekerjaannya. Akhirnya pendistribusian meja dan sarana penunjang lainnya selesai dilaksanakan. Semua tuntas pada akhir tahun 2008, rekanan telah bekerja dengan baik dan profesional, kata Suparman. (ck-77)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Blokir STNK di Samsat Cikokol Meningkat
Pemkab Tebo Cukup Tinggi Mendapat Kepercayaan Pihak Swasta
Membangun Infrastruktur di Kawasan Pertumbuhan Ekonomi
Infrastruktur yang Baik Modal untuk Menggaet Investor
Kabupaten Tebo Buka Keran Investasi