Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 31 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
UTD PMI Cab Cianjur Terancam Kolaps
[Nusantara]

UTD PMI Cab Cianjur Terancam Kolaps

Cianjur, Pelita-Unit Transfusi Darah (UTD) Palang Merah Indonesia (PMI) Cabang Kabupaten Cianjur, Jabar, terancam kolaps, bahkan bisa tutup, jika dalam tempo tiga bulan ini, kondisi keuangan terus mengalami defisit, akibat dari penjualan labu darah yang tidak sesuai dengan biaya operasional yang harus dikeluarkan.
UTD sampai dengan saat menjual darah dengan harga Rp130. 000 perlabu, sedangkan biaya operasional sudah cukup tinggi. Idealnya perlabu harus dijual sekitar Rp196.800, kata Ikin Sadikin dari UTD PMI Cabang Cianjur, Minggu (15/3) di sela-sela Donor Darah yang diselenggarakan PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia) Kabupaten Cianjur.
Dia mengkhawatirkan, jika kondisinya terus menerus seperti ini, tidak tertutup kemungkinan UTD PMI Cabang Cianjur akan mengalami kebangrutan Sekarang saja sudah defisit sebesar Rp31 juta, bagaimana dengan tiga bulan ke depan saya tidak tahu akan bagaimana, ujarnya.
Diakuinya mengenai tingkat kesadaran masyarakat yag mau mendonorkan darahnya baik dari kalangan Pegawai Negeri Sipil (PNS), Swasta, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM), Ormas, TNI/ Polri, pelajar maupun perorangan, sampai dengan saat ini masih sangat rendah, karena setiap bulannya hanya mampu mengumpulkan sekitar 350-400 labu, sedangkan kebutuhan ideal perbulan lebih dari 1.000 labu. (man)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
31 Parpol di Cianjur Sepakat Kampanye Damai
Pegawai Pemkot Tangerang Harus Proaktif
Pawai Damai Pemilu di Majalengka Ajang Show of Force
Taksiran Golput di NTB tk Melebihi 20 Persen
Pangdam I/BB Silaturahmi Bersama Ulama dan Ormas Islam