Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 30 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Pemkab akan Titipkan Anggaran Melalui PN
[Hallo Bogor]

Pembebasan Jalur Tegar Beriman-Kemang Jadi Prioritas
Pemkab akan Titipkan Anggaran Melalui PN

Bogor,Pelita
Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor akan tetap melanjutkan rencana pembangunan membangun Jalan Tegar Beriman-Bojonggede-Kemang. Meskipun hingga sekarang masih terkendala oleh proses pembebasan lahannya. Namun Pemkab menargetkan, pembebasan lahan tersebut rampung tahun ini.
Sejak dua tahun lalu sampai sekarang lahan yang baru dapat dibebaskan baru sekitar 20 persen. Padahal anggarannya sudah disediakan APBD sebesar Rp50 miliar, kata Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Pemkab Bogor, Zairin Minggu (29/3) di Bogor.
Selama ini, lanjut dia, kendala yang dihadapi dalam proses pembebasan lahan itu karena ketidak cocokan antara harga yang ditawarkan pemilik tanah dengan pagu dokumen pelaksanaan anggaran (DPA) dalam APBD.
Ia mencontohkan anggaran sesuai DPA adalah x rupiah tetapi pemilik tanah menginginkan 2x rupiah. Apabila pemkab mengikuti keingian masyarakat, aparat hukum menduga adanya mark up atau korupsi.
Akhirnya pemerintah daerah kata Zairin akan menempuh upaya sesuai autran yang normatif, seperti yang diatur dalam Peraturan Presiden (Perpres) No. 65 Tahun 2007 tentang pengadaan lahan oleh pemerintah bagi kepentingan umum.
Sesuai peraturan itu, bila tak ada titik temu antara tim penaksir (apraisal) dengan pemilik maka pemerintah dapat meminta agar Pengadilan menetapkan harganya. Dan pemerintah daerah dapat menitipkan anggaran tersebut melalui Pengadilan Negeri (PN), ujarnya.
Upaya tersebut menurut Zairin bukan untuk menekan para pemilik lahan agar bersedia menjual tanahnya dengan harga murah kepada pemerintah.
Saya pikir pengadilan juga akan menetapkan harga yang wajar. Cara ini dilakukan sebenarnya untuk mempercepat proses pembangunan fasilitas yang memungkinkan untuk memacu pertumbuhan ekonomi masyarakat Kabupaten Bogor, ungkapnya.
Sebagai bukti kesungguhan pemkab membangun jalur tersebut tertuang dalam rencana pembangunan jangka panjang daerah (RPJPD) 2005-2025. Nantinya jalur itu tembus hingga Parung dan Rumpin, ujarnya.
Program jangka panjang ini terjabarkan dalam rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) 2008-2013. Sama seperti tahun lalu, pemkab menganggarkan Rp50 miliar untuk pembebasan lahan dari Jalan Tegar Beriman hingga Kemang.
Menurut Zairin, bupati menargetkan program pembebasan lahan dan detail engineering design (DED) tuntas sebelum akhir masa jabatannya dengan harapan jalan siap dibangun pada periode berikutnya. (ugi)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
PWI Kabupaten Bogor Gelar Diklat Jurnalistik
Kemennegkop Bantu Pembangunan Pabrik Pupuk Organik
Parpol di Bogor Makin tak Gairah Kampanye
Bupati Bogor Minta KPUD Verifikasi DPT
BPT Dioperasikan Awal April