Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 17 April 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Pangarmabar: Tak Ada Kompromi Bagi Pelanggar Hukum dan Kedaulatan
[Derap TNI-POLRI]

Pangarmabar: Tak Ada Kompromi Bagi Pelanggar Hukum dan Kedaulatan

Jakarta, Pelita
Pangarmabar mengingatkan, masalah pelanggaran hukum maupun gangguan kedaulatan di laut dapat terjadi kapan saja dan dimana saja. Oleh karena itu, tidak ada kata lain bagi Koarmabar selain menghadirkan unsur-unsurnya di seluruh perairan Barat Indonesia dalam rangka menjamin kepentingan nasional di dan lewat laut.
Terwujudnya laut yang aman dan terkendali di perairan wilayah Barat Indonesia adalah sarana untuk meningkatkan posisi tawar (bargaining position) Indonesia di kancah internasional. Oleh karenanya saya tegaskan tidak ada kompromi bagi pelanggar hukum maupun kedaulatan di wilayah perairan Barat Indonesia, katanya.
Hal tersebut disampaikan Panglima Komando Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar) Laksamana Muda TNI Soeparno pada upacara serah terima jabatan Asisten Operasi (Asops) Pangarmabar dari Kolonel Laut (P) Darwanto, SH, MAP kepada Kolonel Laut (P) Siwi Sukma Aji; Kepala Dinas Potensi Maritim (Kadispotmar) Armabar dari Kolonel Laut (P) Mario Cristiano Natalio Tobing kepada Letkol Laut (P) Hery Rusli, SE; dan Kepala Dinas Hukum (Kadiskum) Armabar dari Letkol Laut (Kh) Merudandha, SH kepada Letkol Laut (Kh) Guramad Sabrin, SH; di Aula Yos Soedarso Mako Koarmabar, Jalan Gunung Sahari Raya No 67 Jakarta Pusat, Selasa (30/6). Turut hadir pada kegiatan ini Kepala Staf Koarmabar Laksamana Pertama (Laksma) TNI Bambang Suwarto, Komandan Gugus Tempur Laut Koarmabar Laksma TNI Hary Bowo dan Komandan Lantamal III Jakarta Laksma TNI Edy Yusuf serta Pejabat Teras Koarmabar.
Dikatakan Pangarmabar, bahwa bagi seorang prajurit TNI, jabatan adalah wujud kepercayaan dan sekaligus kehormatan yang diberikan oleh bangsa dan negara, khususnya Pimpinan TNI Angkatan Laut kepada Perwira. Jabatan juga merupakan amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa Allah SWT yang harus kita jalankan secara seksama, untuk itu para Perwira sekalian, khususnya para pejabat baru di jajaran Koarmabar agar menjaga amanah dan kepercayaan tersebut secara sungguh-sungguh serta kembangkan kepemimpinan, kreativitas, dan kemampuan untuk membangun TNI Angkatan Laut yang lebih baik, katanya.
Selain itu, Pangarmabar menjelaskan, bahwa wilayah kerja dan tugas Koarmabar membentang dari Pulau Rondo hingga ke Laut China Selatan, perairan Kalimantan Barat dan Jawa Barat; dimana terdapat Selat Malaka yang merupakan alur pelayaran internasional terpadat di dunia, juga Samudera Hindia, Selat Sunda, dan Laut China Selatan. Koarmabar harus mampu mengendalikan dan menjaga keamanan di Alur Laut Kepulauan Indonesia (ALKI) I dan dalam lima tahun terakhir, tindakan ilegal di perairan kawasan Barat Indonesia memang ada kecenderungan menurun, kondisi ini merupakan hasil dari peningkatan intensitas patroli keamanan laut yang digelar oleh Koarmabar dan kerja sama dengan Angkatan Laut negara tetangga.(be)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
TNI AU-RSAF Pererat Hubungan Kerjasama
Gubernur Akmil Terima Laporan Latihan RPS
KRI Makassar-590 Dikunjungi Siswa SMP Muhamadiyah Sleman
Pangdam V/Brawijaya Beri Pengarahan 528 Taruna
Perwira Sesko Singapura Kunjungi Seskoal