Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 16 September 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Ada Uang Puluhan Juta Rupiah Bisa Masuk SMK
[Nusantara]

Ada Uang Puluhan Juta Rupiah Bisa Masuk SMK

Bandung, Pelita
Meskipun pemerintah provinsi (Pemprov), maupun pusat telah menyediakan berbagai macam jenis bantuan untuk siswa yang akan melanjutkan sekolah ketingkat SMA dan SMK, namun itu dirasa masih belum cukup.
Betapa tidak, karena kendati penerimaan siswa baru (PSB) akan diumumkan Kamis (9/7), nampaknya hampir semua sekolah di Kota Bandung, sudah mulai memasang tarip hingga puluhan untuk masuk ke-sekolah.
Bahkan dalam pemantauan Pelita, dilapangan pihak sekolah sudah sepakat dengan komite sekolah dalam penentuan besaran Dana Sumbangan Pendidikan (DSP). Di SMK 4 Kota Bandung, untuk jurusan kejuruan Multimedia dikenakan Rp3.750 juta dan kejuruan Audio, Listrik Rp3.250 Juta.
Uang DSP yang ditentukan oleh pihak sekolah tersebut cukup berpariasi, di- SMKN 9 misalnya, disekolah ini, menurut informasi saejak masa PSB sudah memutuskan besaran DSP dan iuran bagi siswa baru. Lain halnya dengan SMA 8 Kota Bandung, sekolah yang terhitung cluster 1 setelah ini belum menentukan besaran dana sumbangan yang akan dibebankan kepada orang tua murid.
Namun, pihak sekolah sudah menginformasikan melalui papan pengumuman yang dipampang di-sekolah supaya terlihat oleh para orang tua siswa yang sedang mendaftarkan putra/putri mereka di-sekolah tersebut. Besaran DSP tahun lalu di SMAN 8 Rp3 juta iuran bulan Rp150.000, tapi tahun ini bisa saja naik, karena disesuaikan dengan banyaknya program yang dilakukan sekolah.
Sementara itu, Kepala Seksi SMK Dinas Pendidikan Tinggi dan Menengah (Dikmenti) Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, Iyus Rozali, ketika ditemui Pelita, diruang kerjanya Selasa (7/7) mengakui, adanya pihak sekolah sudah memperhitungkan besaran DSP.Dikatakanya, bantuan yang diberikan oleh pihak pemerintah untuk berbagai jenis kegiatan itu memang ada.
Seperti bantuan biaya operasional manajemen mutu (BOMM) bantuan khusus murid (BKM) BOS dan Beasiswa, dengan rincian BOMM hanya sebesar Rp120.000/tahun/murid BKM Rp65.000/siswa/bulan sedangkan BOS Rp180.000/siswa/tahun. Tapi kalau kita mau jujur kalau untuk kejuruan sebenarnya bantuan tersebut yah masih kurang. Karena untuk anak SMKpengembangan alat praktek saja berapa, kata Iyus.
Lebih lanjut dikatakan Iyus, sebenarnya dalam pengembangan untuk siswa SMK pemerintah sudah banyak membantu. Tapi karena kebutuhan sekolahnya apalagi sekolah kejuruan contohnya satu alat praktek untuk dua anak. Wajar kalau ada sistim subsidi silang dalam meningkatkan mutu pendidikan, ujar Iyus. (ck-04)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Penggunaan KTP tak Ngaruh
Mentan: Belum Ada Laporan Ternak Babi...
Gubernur NTB: Tingkatkan Pengelolaan Masjid
Dua TS Capres Saling Klaim akan Jadi Pemenang
Presiden Luncurkan Visit Lombok Sumbawa 2012