Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 19 Oktober 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Izin Depkes Dicatut Penjual Manisan Air Kelapa
[Nusantara]

Cianjur, Pelita



Disaat-saat maraknya kegiatan usaha industri rumah tangga manisan air kelapa yang lebih dikenal dengan nama manisan nata de coco di kota Cianjur, Jabar, salah seorang pengusaha manisan air kelapa, Ahin (38) penduduk Ruko Pasar Muka, terpaksa harus berurusan dengan polisi.


Tersangka, diduga telah mencatut Nomor Izin Depkes atas nama perusahaan nata de coco milik Ny Eti Sumiati (43) penduduk Kampung Pasir Nangka, Desa Sukasirna, Sukaluyu, Cianjur. Ny Eti, mengadukan Ahin ke Polsek Cianjur, didampingi kuasa hukumnya, O Suhendra, SH, Fahmi Wahab, SH, dan Asep dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) Cianjur, Selasa, (18/2).


Ahin, yang membuka usaha manisan air kelapa, karena tergiur peluang pangsa pasarnya sedang bagus, bekerja sama dengan Bengki (35) penduduk Perumahan Rancabali, pengusaha manisan yang diduga sudah lama pula mencatut nomor izin Depkes atas nama Ny Eti Sumiati."Ahin ketahuan mencatut Nomor izin Depkes milik saya, sejak bulan puasa lalu," ujar Ny Eti.


Lebih parah lagi, kata Ny Eti, Ahin dalam melaksanakan kegiatan usahanya selain mencatut Nomor Izin Depkes, juga mengisi sejumlah toko langganan Ny Eti yang tersebar di kota Cipanas, kota Cianjur, dan toko-toko manisan yang berada di sepanjang Jl Raya Bandung -Ciranjang, Cianjur.


Ny Eti, yang ketika mengadu ke Polsek Cianjur, diterima oleh Asep Djuhana, dan Mardi, mengharapkan pihak kepolisian mengusut kasus tersebut dengan tuntutan ganti rugi dan pihak pelaku mencabut atau tidak menggunakan lagi Nomor Izin Depkes atas nama Ny Eti.


Diakui, akibat tindakan pelaku yang mencatut Nome Izin Depkes miliknya, sangat merasa dirugikan. Ia juga mengimbau kepada para pemilk toko, tidak sembarangan menerima manisan air kelapa yang banyak berdar di pasaran dengan menggunakan atau mencatut Nome Izin Depkes atas nama miliknya. (man)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Gubernur: DAS Cidanau Punya Nilai Ekonomi dan Strategis
Tahun 2003, Penyaluran Dana Kukesra Dihentikan
Mendagri Belum Jadwalkan Pelantikan Pjb Gubernur Irja Barat, Pemekaran Tak Pengaruhi RAPBD Papua
Polisi Nabrak "Bebek", Pemilik Marah Tewas Ditembak
Tugas Bupati Bunyamin Dudih Diperpanjang, Pelantikan Pejabat Baru Ditunda