Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 07 September 2010  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Menko Kesra Bawa Pesan Presiden SBY
[Politik dan Keamanan]

Menko Kesra Bawa Pesan Presiden SBY
Jamaah Diminta Persiapkan Fisik Hadapi Armina

Jeddah, Pelita
Presiden Susilo Bambang Yudhoyono berpesan kepada para jamaah calon haji Indonesia dan Panitia Pelaksana Ibadah Haji (PPIH) mempersiapkan fisiknya secara baik untuk menghadapi pelaksanaan puncak ibadah haji di Arafah, Muzalifah, Mina (Armina) pada 26-30 November 2009.
Persiapan fisik dinilai Presiden cukup penting, karena di tempat itu suasananya jauh berbeda dengan lingkungan yang ada di Tanah Air, terutama cuaca, sekalipun sarana prasarana memadai ada dibuatkan pelindung dan lain sebagainya, karena terdapat jutaan orang berkumpul menjadi satu, tetap harus diperlukan kesiapan fisik yang baik.
Atas kondisi lapangan seperti itu PPIH diminta untuk menyiasati dan mengatasi secara bijaksana, terutama ketika melayani para jamaah sepuh dan berisiko tinggi (Risti). Kepada mereka agar mendapat perhatian secara khusus sehingga bisa melaksanakan rukun dan wajib hajinya secara tertib.
Pesan Presiden SBY ini disampaikan Menko Kesra H Agung Laksono di Ruang VIP Bandara King Abdul Aziz (KAA), Kamis (19/11) malam. Saat itu Menko Kesra didampingi antara lain Amirul Haj yang juga Sekjen Depag, H Bahrul Hayat, Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umroh H Slamet Riyanto, Konjen RI di Jeddah H Gatot Abdullah Mansyur, Konsul Haji H Syairozy Dimyathi, dan Kadaker Jeddah H Subhan Cholid.
Ya, beliau berpesan agar fisik jamaah dijaga secara baik untuk puncak prosesi haji, selain itu permasalahan yang ada harus menjadi perhatian penuh. Misalnya selain faktor kesehatan, adalah transportasi, katering dan penempatannya di tenda-tenda di Armina, jelas H Agung Laksono.
Menurut H Agung Laksono, pesan serupa juga disampaikan kepada Menteri Agama, yang sudah datang ke Arab Saudi lebih awal, ini menunjukkan kepeduliannya terhadap pelaksanaan ibadah haji. Apalagi Indonesia mengirim jamaah terbesar di dunia, mencapai 210.000.
Ketika mendapat laporan dari Amirul Haj, bahwa saat ini sudah 1.004 calon jamaah haji non-kuota yang disebut sebagai jamaah ilegal, H Agung Laksono langsung memberi petunjuk agar dimonitor keberadaannya, jangan sampai mereka nanti mendapat kesulitan ibadahnya dan juga keamanannya.
Kalau segi administrasi Departemen Agama tidak terkait dengan jamaah non-kuota ini, tetapi Agung meminta dari segi kemanusiaan Depag harus ikut ambil bagian bilamana mereka ternyata mendapat kesulitan.
Tinjau jamaah
Pada kesempatan itu Agung Laksono meninjau dan berdialog dengan jamaah asal Sragen (Jateng) yang tergabung pada Kloter 82 SOC (Solo) di pintu keluar Imigrasi Bandara KAA.
Kesan yang didapat para jamaah tetap merasa senang sudah bisa sampai Jeddah. Meski antre lebih tiga jam keluar dari pintu imigrasi, tidak dirasakan sebagai melelahkan. Sudah diniatkan Pak, kita siap, kata salah seorang jamaah.
Menko Kesra juga berdialog dengan dr Rifnaldi di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Bandara KAA yang sedang merawat beberapa jamaah yang baru mendarat. Rata-rata mereka kelelahan, pak, kata dr Rifnadi saat ditanya apa keluhan para pasiennya.
Selain itu Menko Kesra juga mengecek menaiki bus yang di tempat parkir bus yang akan membawa jamaah calon haji ke Makkah, melihat fasilitas bus dan berdialog dengan para jamaah yang akan berangkat.
Tidak ada masalah, kata mereka lancar-lancar saja, mereka senang sekali bisa memenuhi panggilan Allah, yang berarti mereka sangat senang, mereka sudah sampai sini gembira meski lelah mereka kelihatan lelah, katanya. (sal)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Julian Pasha Mulai Tugas Jubir Presiden
KPK Didesak Tindaklanjuti Kasus Century
Golkar: Hak Angket Century Realitas Politik
Diah Anggraeni Ketum Korpri 2009-2014
Menneg-PAN: Penataan Kelembagaan Pemerintah Belum Maksimal