Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Selasa, 21 Mei 2013  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Tugas Paspampres Jadi Semakin Berat
[Derap TNI-POLRI]

Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso:
Tugas Paspampres Jadi Semakin Berat

Jakarta, Pelita
Tugas Pasukan Pengamanan Presiden (Paspampres) menjadi semakin berat apabila dikaitkan dengan sifat ancaman yang semakin sulit diperkirakan akibat perkembangan lingkungan strategis yang disertai dengan pesatnya kemajuan teknologi. Karena itu tidak ada pilihan lain bagi Paspampres untuk senantiasa meningkatkan kesiapan operasional satuan.
Hal itu dikatakan Panglima TNI Jenderal TNI Djoko Santoso dalam amanat tertulis yang dibacakan Komandan Paspampres Mayjen TNI Marciano Norman saat menjadi Irup pada Upacara Hari Bhakti ke-64 Paspampres, di Markas Paspampres, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (21/1) pagi.
Upacara yang dihadiri para mantan Komandan Paspampres, para purnawirawan, pejabat TNI, pejabat pemerintahan, dan Pengurus Dharma Pertiwi Paspampres; dimeriahkan dengan demo beladiri, kolone senapan, dan melaksanakan pengamanan VVIP.
Kepada para prajurit Paspampres, Panglima TNI meminta agar ditingkatkan kewaspadaan dengan mencermati dan mengantisipasi perkembangan situasi secara terus-menerus terhadap adanya ancaman yang merongrong kewibawaan dan keamanan kepala negara sebagai lambang kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia.(be)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Pendam Jaya Laksanakan Latihan Menembak
Kasau: Puspomau Kunci Keberhasilan
Mayor Lek I Wayan Mahendradata Jadi Kadisops Lanud Sulaiman
Musim Dingin Landa Lebanon TNI Tingkatkan Kewaspadaan
Korem 102/Pjg Tandatangani MoU dengan Dinas Kesehatan Kalteng