Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Rabu, 30 Juli 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Warga Mura Diminta Taat Pajak
[Nusantara]

Warga Mura Diminta Taat Pajak

Puruk Cahu, Pelita
Bupati Murung Raya (Mura) Kalimantan Tengah (Kalteng) Ir Willy M Yoseph, MM mengatakan pajak merupakan komponen yang diperuntukan untuk pembangunan fasilitas umum untuk memenuhi kebutuhan masyarakat secara luas. Karena itu masyarakat Murung Raya (Mura) diminta taat bayar pajak.
Dikatakan, dengan tingginya kesadaran masyarakat membayar pajak tentu dapat meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) kabupaten Mura khususnya pada tahun anggaran 2010 ini, dimana setoran pajak tersebut dapat dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat melalui pembangunan pasilitas umum.
Misal pembangunan jalan, jembatan, gedung sekolah, dan fasilitas lainnya. Dari setoran pajak itulah yang digunakan untuk membangun pasiltas-pasilitas di daerah ini, karena itu masyarakat perlu taat pajak, kata Willy di Puruk Cahu.
Tak hanya itu Bupati menegaskan, pemerintah daerah terus berupaya meningkatkan PAD Kabupaten Mura, dan untuk tahun anggaran 2010 ditetapkan Rp20 miliar.
Untuk mencapai target tersebut dirinya mengharapkan masyarakat turut berpartisipasi membayar pajak, disamping itu Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) dituntut kreatif dan bekerja keras menggali potensi yang ada untuk meningkatkan PAD.
Sebelumnya bupati optimis target itu mampu terealisasi, mengingat masih banyak peluang PAD yang belum tergali secara maksimal. Penetapan PAD tahun anggaran 2010 mengacu pada realisasi penerimaan PAD tahun anggaran 2009 yang terealisasi melampaui target.
Target yang kita tetapkan untuk tahun 2010 sangat realistis, karena masih banyak potensi yang ada yang belum tergali secara maksimal. Untuk mendongkrak PAD kita, SKPD tidak boleh hanya menunggu, namun harus lebih sering turun kelapangan dan harus kreatif dan inovatif mencari peluang, katanya. (uzi)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Munculnya Pasangan Yuliansyah-Didik Bukan Kehendak Pribadi
Warga Tolak Imigran Srilangka
Pembangunan Jembatan Batanghari II Penuh Muatan Politis
Mini Market Serbu Kecamatan, Abaikan Produk Lokal
GERPHAN Minta Mabes Polri Periksa PT WKS