Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Jum'at, 28 Nopember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Soliditas dan Profesional Merupakan Visi TNI AD
[Derap TNI-POLRI]

Soliditas dan Profesional Merupakan Visi TNI AD

Jakarta, Pelita
Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI George Toisutta, menegaskan soliditas dan profesional merupakan visi TNI Angkatan Darat.
Hal ini ditegaskan Kasad ketika membuka Apel Komandan Satuan (Apel Dansat) TNI Angkatan Darat Terpusat Tahun 2010, di Pussenif, Kodiklatad, Bandung, Jawa Barat, Senin (22/2).
Menurut Kasad, solid berarti kuat, kukuh dan berbobot, dihadapkan pada perubahan dan tantangan. Solid bermakna bahwa setiap prajurit TNI Angkatan Darat, dan sesamanya harus menyatu, karena bersaudara dan teman seperjuangan, serta soliditas juga merupakan kekuatan bagi TNI Angkatan Darat. Soliditas yang ditunjukkan dalam kerjasama untuk memecahkan setiap permasalahan di wilayah, dengan pemerintah daerah, aparat dan pihak terkait, serta kekompakan sesama prajurit dalam melaksanakan tugas-tugas satuan, secara benar dan terarah, katanya.
Kasad mengatakan profesionalisme sesuai dengan Undang-Undang TNI Nomor 34 Tahun 2004, bahwa jatidiri TNI adalah Tentara Rakyat, Tentara Pejuang, Tentara Nasional, dan Tentara Profesional. Sebagai tentara yang profesional, maka setiap prajurit Angkatan Darat adalah prajurit yang terlatih, terdidik, diperlengkapi secara baik, tidak berpolitik praktis, tidak berbisnis, dan dijamin kesejahteraannya serta menjalankan kebijakan politik negara.
Kasad mengingatkan kembali, profesionalisme keprajuritan yang dianut tidak semata-mata prajurit yang memiliki keterampilan teknis maupun taktis kemiliteran, tetapi adalah profesionalisme keprajuritan yang berbasis kepada jatidirinya sebagai tentara rakyat, tentara pejuang, dan tentara nasional. Artinya, sebagai tentara di dalam tubuh dan jiwanya harus melekat profesionalisme sebagai prajurit, tambahnya.
Menurut Dispenad, apel berlangsung tanggal 22-25 Februari 2010, diikuti oleh 233 orang Komandan Satuan. Dimaksudkan untuk mewujudkan komunikasi dua arah antara Pimpinan TNI Angkatan Darat dengan para Komandan Satuan secara langsung, guna menyamakan cara pandang dan pikiran, serta mendapatkan solusi terbaik dalam rangka meningkatkan pembinaan kesatuan, sehingga tercipta kualitas soliditas dan profesionalisme prajurit dalam mendukung tugas pokok TNI Angkatan Darat.
Selama mengikuti Apel Dansat, para Komandan Satuan mendapatkan beberapa materi antara lain ceramah dari Kasad dan Wakasad, materi sosialisasi taktik bertempur dengan materi teknik bertempur dasar, taktik OLI (Operasi Lawan Insurgensi), PJD (Pertempuran Jarak Dekat), Pertempuran Daerah Bangunan dan macam-macam serangan yaitu Perebutan Kota, Penyergapan, Penghancuran, dan Penghadangan.(be)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
Korem 051/Wkt Laksanakan Sidak Ranmor
Mayor Psk Ari Ismanto Jabat Danyon 464 Paskhas
Lanud Supadio Gelar Lomba Tembak Pistol
Mushalla Sementara Jadi Ruang Arsip Samsat Cikokol
Samsat Depok Canangkan OCPP 2010