Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Minggu, 23 Nopember 2014  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Bank BRI Serius Beli Saham Bank Bukopin
[Ekonomi dan Keuangan]

Bank BRI Serius Beli Saham Bank Bukopin

Jakarta, Pelita
Direktur Utama Bank BRI mengatakan jangan sampai Bank Bukopin dibeli oleh pihak asing. Karena itu, Bank BRI berniat membeli saham Bank Bukopin melalui mekanisme right issue yang akan digelar bank tersebut.
Sofyan Basir usai rapat kerja bersama Komisi VI DPR di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, kemarin, mengatakan sambil berseloroh, Bank Bukopin kan sudah janda, Pak Kopin-nya sudah enggak ada. Jadi ini wacana, dari pada diambil asing kan lebih baik diambil pemerintah.
Menurutnya, banyak profesional Indonesia yang berada di bank tersebut. Sayang sekali jika sampai harus dikeluarkan jika bank tersebut diambil alih oleh asing. Bank Bukopin sendiri berencana menggelar penawaran saham baru atau right issue.
Sofyan menambahkan, tidak menutup kemungkinan bank plat merah itu masuk melalui mekanisme tersebut. Semua tergantung kesepakatan antara keduanya. Ya, boleh. Tergantung pemiliknya lah. Sekarang baru ngobrol-ngobrol, ujarnya.
Bank BRI sudah menyiapkan dana sebanyak Rp2 triliun untuk melakukan akuisisi terhadap dua bank tahun ini. Sofyan menilai, dana tersebut akan mencukupi kebutuhan akuisisi itu. Insya Allah cukup. Kita harus mayoritas, kalau enggak mayoritas, enggak jadi dua-duanya, tuturnya.
Namun, Direktur Utama Bank Bukopin Glen Glenardi mengaku hingga saat ini belum diapelin oleh pihak Bank BRI, terkait penawaran untuk akusisi maupun due dilligence (uji tuntas).
Kalau orang jatuh cinta mengatakan itu bagus pada teman-temannya adalah hal yang wajar. Tapi saya belum diapelin, jadi susah mau bilang apa, jawabnya saat ditanya mengenai kabar rencana akuisisi Bank BRI terhadap Bank Bukopin.
Glen mengatakan Bank Bukopin masih membuka pintu seluas-luasnya bagi pihak yang ingin mengajukan kerja sama. Nantinya, pilihan akan jatuh pada pihak yang memberikan penawaran yang dianggap paling menguntungkan.
Belum ada penjajakan masih wacana dan diskusi. Artinya dengan siapa pun kita membuka peluang. Bagi saya yang memberikan nilai terbaik itu yang akan dipilih, ungkapnya.
Bank Agroniaga
Selain Bukopin, Bank BRI juga memang sedang membidik satu bank lain, yaitu PT Bank Agroniaga Tbk. Bank BRI berharap bisa memperluas jaringannya hingga ke sektor pertanian dengan mengakuisisi bank swasta tersebut.
Hal itu dikemukakan oleh Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Mustafa Abubakar. Iya saya belum dapat informasi detail. Memang ada rencana akuisisi Bank Agro, ujarnya.
Ia mengatakan, bank plat merah itu masih melakukan kajian terhadap satu bank lagi yang akan diakuisisi. Namun, Mustafa menolak untuk membocorkan nama dari bank tersebut.
BRI telah menuntaskan uji tuntas (due diligence) terhadap satu bank nasional yang akan diakuisisi pada semester I tahun 2010, sedangkan satu bank lainnya masih tahap negosiasi.
Awal bulan lalu, Bank BUMN itu mulai melakukan uji tuntas satu bank. Manajemen bank akan meminta persetujuan kepada pemegang saham pada bulan Mei dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPSLB) untuk menjalankan aksi korporasi itu. (iz)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
HIPMI: Idealnya Bunga Kredit 9-10 Persen
Kementan Belum Izinkan Ekspor Beras Medium
Tambang Asing Hanya Wajib Divestasi 20 Persen
Harga Minyak Dunia Lampaui 80 Dolar
BPD Mampu Gerakkan Ekonomi Mikro-Kecil