Halaman Muka | Kontak Kami | Tentang Kami | Iklan  | Arsip  Edisi Kamis, 23 Mei 2013  
Politik dan Keamanan
Ekonomi dan Keuangan
Metropolitan
Opini
Agama dan Pendidikan
Nusantara
Olah Raga
Luar Negeri
Assalamu'alaikum
Derap TNI-POLRI
Hallo Bogor
 
   
 
Login
 
      
 
Password
 
 
 
   
Dunia Tasawuf
Forum Berbangsa dan Bernegara
Swadaya Mandiri
Forum Mahasiswa
Lingkaran Hidup
Pemahaman Keagamaan
Otonomi Daerah
Lemb Anak Indonesia
Parlementaria
Budaya
Kesehatan
Pariwisata
Hiburan
Pelita Hati
..
..
NILAI TUKAR RUPIAH
Source : www.klikbca.com
 JualBeli
USD 9200.00  9100.00  
SGD 6325.65  6236.65  
HKD 1187.90  1173.10  
CHF 7874.45  7769.45  
GBP 18868.05  18609.05  
AUD 8331.10  8203.10  
JPY 80.82  79.36  
SEK 1437.75  1407.65  
DKK 1776.20  1737.00  
CAD 9530.55  9376.55  
EUR 13145.74  12975.74  
SAR 2466.00  2426.00  
25-Okt-2007 / 15:41 WIB
 
 
 
Posdaya Masuk Titik Sasaran Kuliah Kerja Profesi IPB
[Hallo Bogor]

Posdaya Masuk Titik Sasaran Kuliah Kerja Profesi IPB

Bogor, Pelita
Sebanyak 18 daerah, baik kabupaten dan kota di Indonesia menjadi sasaran kuliah kerja profesi dan kegiatan yang disebut Go Field para mahasiswa Institut Pertanian Bogor pada tahun 2010.
Wakil Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat (LPPM) Bidang Pengabdian Masyarakat IPB Dr Ir Prastowo, MEng, Minggu (4/7) seperti diberitakan Antara, menjelaskan, ke-18 daerah yang menjadi lokasi dua kegiatan itu yakni Bogor, Subang, Sukabumi, Indramayu, Garut, Cianjur di Jawa Barat, kemudian Tegal, Brebes, Pekalongan, di Jawa Tengah, dan Kediri, Jawa Timur.
Selanjutnya, Padang Pariaman di Sumatra Barat, Pelalawan, Riau, dan Kota Bogor, ditambah kabupaten-kabupaten di Provinsi Riau, Kalimantan Timur, Jambi, Kepulauan Seribu DKI Jaya, dan Kepulauan Karimun Jawa di Jawa Tengah.
Untuk KKP, dari 841 orang yang ikut rinciannya terdiri atas 353 mahasiswa Fakultas Pertanian (Faperta), 277 mahasiswa Fakultas Ekologi Manusia (Fema) dan 211 mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Manajemen (FEM).
Para mahasiswa KKP tersebut dibagi menjadi 106 kelompok, di mana setiap kelompok akan mendapatkan bantuan program sebesar Rp1-1,5 juta per kelompok, dengan rentang waktu pelaksanaan KKP untuk mahasiswa dari Fema dan FEM 24 Juni-19 Agustus, sementara untuk mahasiswa Faperta 28 Juni-21 Agustus 2010.
Ia menjelaskan, seluruh kegiatan persiapan yang dilakukan merupakan koordinasi dari seluruh panita KKP dan Go Field di tingkat fakultas dan departemen. Koordinasi itu meliputi kegiatan penetapan waktu pelaksanaan, penempatan mahasiswa, koordinasi dengan pemerintah daerah, pembekalan kepada mahasiswa, serta koordinasi supervisi pelaksanaan.
Menurut Prastowo, khusus untuk Kegiatan IPB Go Field --yang merupakan program kegiatan lapangan non-SKS (sistem kredit semester)-- penyebaran lokasinya, selain di daerah seperti Kabupaten Bogor, Kediri, Brebes, dan Klaten, ditambah tiga perusahaan yakni PT Indocement Tbk, Gunung Madu Plantation (GMP) Lampung dan PTPN VIII.
Ia menjelaskan, keikutsertaan mahasiswa di IPB Go Filed 2010 ini mengalami peningkatan dari 140 orang pada tahun 2009 menjadi 244 orang di tahun 2010, dan mereka telah diberangkatkan pada 1 Juli.
Menurut dia, program Go Field juga mengalami perubahan dan
perbaikan, di mana setiap kelompok mahasiswa membawa paket program khusus yang diisikan oleh panitia dan instruktur, yang kesemuanya ada 10 paket program khusus.
Program tersebut di antaranya adalah pos pemberdayaan keluarga (Posdaya), pengelolaan sampah rumah tangga dan pembuatan pupuk organik, pembuatan biogas, UKM pangan sehat dan pengolahan pangan sehat tepat guna sesuai potensilokal.
Kemudian, pengembangan tanaman obat keluarga, program pembenihan dan pendederan ikan konsumsi dan ikan hias, program penghijauan lahan kritis dan pengembangan lubang resapan biopori, program inventarisasi hama dan penyakit tanaman, pemberdayaan masyarakat yang dilakukan oleh perusahaan, dan terakhir adalah Vaksinasi hewan.
Kita berharap program IPB Go Field 2010 dapat berkolaborasi, bersinergi dengan program yang dilakukan oleh pemerintah maupun perusahaan, katanya.
Sebelumnya Wakil Rektor IPB Yonny Koesmaryono berpesan kepada para mahasiswa untuk selalu menjaga nama baik IPB maupun diri sendiri. Lihatlah kondisi riil masyarakat dan baktikanlah keahlian kalian sesuai dengan profesi anda, katanya. (djo)

 
Baca Komentar Beri Komentar
Kirimkan Artikel Cetak Artikel
 
 
DPRD Pemalang Belajar Penanganan Bencana Alam
Penjual Tabung Gas Dirazia
Harumkan Kabupaten Bogor Cabor Sepeda Sumbang Tujuh Emas
Wabub: Anggota Dewan Harus Ngaca Diri
Cari Cara Penggalangan Dana di Luar Judi