|
[Nusantara] Kantor KPU Depok Didemo
Depok, Pelita
Puluhan aktivis Kota Depok yang tergabung dalam Gerakan Masyarakat untuk Pemilu Jujur (Gempur) demo di kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok di Jalan Kartini, Pancoran Mas, Depok, Senin (19/7).
Mereka menuntut KPUD menjadi lembaga independen, bersih, transparan dan tidak berpihak kepada pasangan calon walikota Depok. Mereka juga mempertanyakan independensi Ketua KPU Depok M Hasan, dan dua anggota KPU lainnya yaitu Yoyo Efendi dan Udih bin Muslih yang dinilai tidak layak menjadi anggota KPUD.
Koordinator aksi Sunardy dalam orasinya di hadapan puluhan massa mengatakan Ketua KPUD M Hasan pada 2005 pernah menjadi ketua tim pencari fakta pada salah satu pasangan calon walikota Depok (Pilkada 2005). Selain itu, pada tahun yang sama Hasan juga diduga ditetapkan sebagai tersangka terkait perkara tindak pidana sumpah palsu.
Sedangkan Yoyo Efendi dan Udih bin Muslih pada proses pemilihan calon anggota KPUD Depok tahun 2009 lalu, namanya tidak masuk dalam 10 besar. Tetapi mereka dipaksakan untuk menjadi komisioner KPUD Depok. Kami meminta dewan kehormatan KPU segera turun tangan dan mengambil tindakan terkait krisis KPUD Depok, ujar Sunardy dalam pernyataan sikapnya.
Menanggapi aksi demo tersebut, Ketua KPUD Depok Muhamad Hasan menyatakan demo masyarakat dianggap sebagai partisipasi masyarakat yang bisa jadi masukan bagi anggota KPU. Menurutnya, sesuai aturan KPU, setiap anggota KPU harus netral. Kalau ada indikasi tidak netral silakan lapor, tegas Hasan.
Sedangkan mengenai statusnya sebagai tim sukses pada pilkada 2005 lalu terjadi saat dirinya belum menjadi anggota KPU, Saat itu saya bukan tim sukses tapi konsultan, jelas Hasan.
Mengenai kasus sumpah palsu, kata Hasan itu merupakan kasus lama yang sudah selesai lima tahun yang lalu. Saya sendiri sudah diperiksa. Kalau mau menanyakan kasus jangan ke KPU tapi tanyakan pada pihak yang berwenang, ujarnya.
Sedangkan anggota KPUD Depok Udih bin Muslih menilai aksi tersebut merupakan bagian dari demokrasi. Ia menegaskan tidak akan terpengaruh adanya aksi. Saya akan tetap fokus pada persiapan dan tahapan Pemilukada ini, tegas Udih.(ck-26)
|