Cetak sekarang!

Proses Mutasi Kendaraan Bermotor Hanya Dua Jam

Laporan:

  Bintara Urusan (Baur) mutasi luar daerah Samsat Kota Depok, Bripka Teguh Budiraharjo mengatakan proses pengajuan mutasi kendaraan bermotor dari Kota Depok ke luar daerah hanya memerlukan waktu dua jam.
Proses Mutasi Kendaraan Bermotor Hanya Dua Jam Depok, Pelita Bintara Urusan (Baur) mutasi luar daerah Samsat Kota Depok, Bripka Teguh Budiraharjo mengatakan proses pengajuan mutasi kendaraan bermotor dari Kota Depok ke luar daerah hanya memerlukan waktu dua jam. Adapun persyaratan yang harus disiapkan wajib pajak (WP) dalam pengajuan mutasi adalah melampirkan STNK asli, BPKB asli, KTP pemilik yang dituju, kuitansi pembelian kendaraan dan fiskal. Jika sudah ada fiskal dari Dispenda dan arsip lengkap, proses pengajuan mutasi bisa selesai dalam dua jam, jelas Teguh kepada Pelita di ruang kerjanya, Kamis (15/1). Proses mutasi yang memakan waktu dua jam tersebut, ujar Teguh sudah memenuhi standar ISO yang menargetkan proses pelayanan mutasi harus selesai maksimal lima jam. Waktu selama dua jam tersebut, hanya proses di loket pendaftaran, belum termasuk proses pembayaran fiskal di loket Dispenda. Pembayaran fiskal di loket dispenda memerlukan waktu satu jam asalkan tidak dikenakan denda. Jika wajib pajak dikenakan denda kemungkinan prosesnya bisa sampai dua jam, tuturnya. Menurut dia, pengajuan mutasi kendaraan bermotor keluar daerah di Samsat Depok setiap harinya bisa mencapai 50 unit kendaraan. Dengan rincian kendaraan roda dua mencapai 30 unit dan kendaraan roda empat 20 unit. Rata-rata pengajuan mutasi kendaraan ke luar daerah mencapai 50 unit perharinya, kata Teguh. Saat ini, kata dia, proses pengajuan mutasi di Samsat Depok cukup dilayani lewat satu jalur dan dua loket. Hal ini kami terapkan untuk memudahkan WP dalam pengurusan mutasi kendaraan. WP yang mengajukan mutasi cukup menyerahkan berkas ke loket pendaftaran. Kemudian berkas dipisahkan oleh petugas ke bagian masing-masing seperti bagian arsip, penghapusan data base, penghapusan buku besar, serta arsip plus pengantar. Sedangkan loket kedua adalah loket pembayaran fiskal di bagian Dispenda. Sejak Tahun 2002 proses pelayanan mutasi ke luar daerah kami terapkan sistem satu pintu, jelas Teguh yang hari itu mengenakan seragam safari warna coklat. (ck-26)


Sumber: http://116.213.48.92//artikel/62745.shtml