Virus corona COVID-19 akhir-akhir ini menjadi wabah yang sangat mengkhawatirkan bagi masyarakat. Virus yang telah menginfeksi lebih dari 200 ribu orang di seluruh dunia (berdasarkan data Mobile Map of Novel Coronavirus (COVID-19) Global Case) ini membuat sejumlah negara menyandang status darurat virus corona.

Berawal dari Kota Wuhan, China, hingga saat ini virus corona telah tersebar di 152 negara, termasuk Indonesia. Indonesia yang sebelumnya tidak melaporkan satu kasus atas COVID-19 ketika negara tetangga telah melaporkan, kini di wilayah Indonesia telah muncul kasus-kasus pasien yang terinfeksi virus corona.

Salah satu negara yang mendapati lonjakan kasus virus corona dalam waktu yang sangat singkat adalah Korea Selatan. Kota Daegu menjadi zona dengan lonjakan kasus COVID-19 tersebut.

Selain Korea Selatan, Italia juga mengalami lonjakan kasus COVID-19 ini. Bahkan baru-baru ini Italia merilis data terbaru korban tewas akibat virus corona, yakni sebanyak 368 orang, yang disebut-sebut menjadi rekor dalam satu hari kasus kematian dari infeksi virus corona. Karena itu, Italia akhirnya me-lockdown negaranya

Tentu kondisi ini sangat mengkhawatirkan masyarakat dunia, mengingat penyebaran virus corona yang dapat melonjak secara tiba-tiba, dan dapat dengan mudah menginfeksi orang.

Sebenarnya, bagaimana penyebaran virus corona di dunia? Berikut kami rangkum informasi mengenai sejumlah kasus virus corona di sejumlah negara untuk Anda.

Kota Wuhan, Titik Awal Penyebaran Virus Corona di Dunia

Seorang pria berusia 55 tahun dari Provinsi Hubei diduga menjadi orang pertama yang terinfeksi COVID-19 pada 17 November 2019. Sejak itu hingga seterusnya, muncul 1 hingga lima ksus baru yang dilaporkan setiap harinya. Kemudian peningkatan kasus harian dengan angka dua digit pertama dilaporkan pada 17 Desember, sebulan setelahnya.

Jumlah kasus itu akhirnya semakin lama semakin bertambah, hingga pada 31 Desember 2019, virus corona (COVID-19) pertama kali dikonfirmasi di Kota Wuhan, China. Dari kota ini kemudian menyebar ke daerah-daerah lain di China, dan menyeberangi negara-negara lain. Kemudian penyebaran virus corona di dunia semakin meluas. Hingga kini ada 152 negara yang mengkonfirmasi kasus COVID-19 di negaranya.

Lihat juga: Ulasan Lengkap Apa Itu Virus Corona (COVID 19)

Kapal Pesiar Diamond Princess

Diamond Princess merupakan kapal pesiar Inggris yang sempat dikarantina di Jepang. Dari 3.711 orang yang dibawa kapal pesiar ini , yang terdiri dari 2.666 penumpang dan 1.045 awak kapal, dilaporkan bahwa ada sekitar 600 orang yang telah terinfeksi virus corona (COVID-19) di kapal pesiar mewah ini.

Kapal pesiar Diamond Princess akhirnya dikarantina di pelabuhan Yokohama selama 2 pekan lamanya. Proses penurunan penumpang dilakukan secara bertahap. Penumpang yang dikonfirmasi negatif virus corona dan tidak menunjukkan gejala-gejala, diperbolehkan untuk turun lebih dulu.

Lonjakan Tajam Kasus COVID-19 di Daegu, Korea Selatan

Desinfektan virus corona di Korea Selatan
Desinfektan virus corona di Korea Selatan

Kasus COVID-19 di Korea Selatan langsung melonjak drastis setelah pemerintah melakukan penelusuran terkait pasien virus corona ke-31. Kabarnya ada pasien yang tidak diisolasi, kemudian virus corona yang berada di dalam tubuhnya menyebar selama ia menjalankan aktivitas kesehariannya.

Pasien ke-31 sempat dilarikan ke rumah sakit karena mengalami kecelakaan. Tim dokter kemudian menduga bahwa pasien ini mengalami gejala virus corona, dan menginstruksi pasien untuk memeriksanya ke rumah sakit yang lebih besar, namun pasien ini menolak. Namun setelahnya ia berkali-kali memeriksakan diri ke rumah sakit yang berbeda-beda.

Sambil menunggu hasil pemeriksaan, pasien ini beraktivitas seperti biasa di tempat umum. Kemudian hasil pemeriksaan menduga bahwa ia terjangkit virus corona dan lebih baik memeriksakan diri lagi ke rumah sakit yang lebih besar. Namun sekali lagi pasien ini menolak. Hingga akhirnya ia dipastikan terjangkit virus corona pada tanggal 17 Februari 2020.

Dari situlah kemudian muncul kasus-kasus baru virus corona dan jumlahnya mengalami lonjakan yang tajam. Mungkin apabila pasien yang diduga terjangkit virus corona ini mengerti akan kondisinya dan tidak memaksakan untuk beraktivitas di tempat umum, jumlah kasus COVID-19 di Korea Selatan masih bisa ditekan.

Penyebab Penyebaran Virus Corona di Dunia

Salah satu penyebab yang mengakibatkan penyebaran virus corona semakin meluas ke 152 negara di dunia adalah perjalanan ke luar negeri. Orang yang melakukan perjalanan ke luar negeri dapat membawa virus ke negara asal atau tujuannya. Ada banyak kasus pasien yang terjangkit virus corona setelah melakukan perjalanan ke luar negeri, atau telah melakukan kontak dengan orang yang baru melakukan perjalanan ke luar negeri. Tentu hal ini sangat merugikan orang lain. Dan meski kita tidak melakukan perjalanan ke luar negeri, tentunya kita tidak bisa tidak berhati-hati dalam berinteraksi dengan orang lain.

Dan penyebab lainnya adalah kurangnya kesadaran dalam menaati langkah-langkah untuk menghindari virus COVID-19 ini. Masih saja ada orang yang tidak rajin mencuci tangannya setelah melakukan aktivitas di tempat umum. Padahal, ketika kita bertemu banyak orang, resiko penularan virus corona juga semakin besar.

Begitulah pembahasan singkat mengenaik penyebaran virus corona di dunia. Mari kita menjaga keselamatan masing-masing dengan tidak melakukan hal-hal yang dapat membuat kita terinfeksi virus corona. Semakin kita berhati-hati, semakin dapat kita tekan angka kasus virus COVID-19 di sekitar kita.

Write A Comment