Salah satu perkembangan motorik kasar pada anak usia 12 bulan adalah berjalan. Sebelum masuk tahapan tersebut, pada umumnya bayi akan melewati fase-fase perkembangan motorik kasar yang membantu mempersiapkan otot-otot tubuhnya untuk berjalan, seperti berguling, tengkurap, duduk tegak, merangkak, berdiri pegangan, berdiri tanpa pegangan, hingga berjalan dengan pegangan.

Bagaimana cara menstimulasi anak agar dapat berjalan dengan baik?

  1. Stimulasi saat kondisi anak prima
    Pastikan anak dalam kondisi segar, kenyang, idak mengantuk dan tidak lelah. Hal ini akan membantu anak untuk meningkatkan konsentrasinya dan kesiapan otot-ototnya sehingga dirinya mampu memahami “saya sedang belajar berjalan”.
  2. Stimulasi bertahap
    Tahapan berjalan adalah lanjutan perkembangan motorik kasar setelah berguling, tengkurap, duduk tegak, merangkak, dan berdiri. Sehingga, para orang tua juga bisa menilai, sudah di tahapan mana kemampuan motorik kasar sang anak. Stimulasi bertahap membantu mempersiapkan otot-otot tubuh agar semakin mudah dan tidak kaget saat diajak berjalan.
  3. Buat suasana menyenangkan
    Hidup anak-anak adalah bermain. Saat belajar berjalan pun, buatlah seperti sedang melakukan permainan seru. Kenali kesukaan sang anak untuk dijadikan alat bantu stimulasi berjalanan. Seperti contoh, sang anak tertarik dengan mobil-mobilan. Maka gunakanlah mobil-mobilan sebagai motivasi anak untuk melangkah.
  4. Teknik stimulasi
    Beberapa teknik stimulasi yang dapat dilakukan sebagai salah satu cara anak cepat jalan antara lain:

Belajar merangkak – letakkan mainan di luar jangkauan bayi namun tidak terlalu jauh, biarkan bayi belajar melangkah dengan kaki dan tangannya

Belajar berdiri – letakkan mainan di atas ranjang/atas meja/atas kursi yang terlihat bayi, biarkan bayi merangkak dan berusaha merambat untuk meraihnya. Posisikan bayi berdiri memegang meja/kursi/pagar mainan/ranjang untuk melatih bayi berdiri dengan durasi lebih lama

Belajar berjalan pegangan – Geser mainan bayi di tempat dia berdiri ke kanan dan ke kiri, biarkan bayi meraih sambil berjalan pegangan ke kanan dan ke kiri. Orang tua juga bisa membantu memegang kedua tangan bayi agar ia mau melangkah maju

Berjalan tanpa pegangan – letakkan mainan di luar jangkauan bayi dan di tempat yang lebih tinggi dari posisi bayi, biarkan bayi meraihnya dengan berusaha berdiri dan melangkah maju. Selain itu, orang tua bisa menjadi target yang bayi hampiri dengan memberi semangat sehingga ia berani melangkah. Gunakan barang-barang yang dapat didorong bayi dalam posisi berdiri untuk melatih kaki bayi melangkah

Hal-hal yang perlu diperhatikan orang tua saat menstimulasi anak berjalan

  1. Hindari penggunaan baby walker
    Penggunaan baby walker tidak direkomendasikan oleh AAP (American Academy of Pediatrics) dan IDAI (Ikatan Dokter Anak Indonesia)
    Penggunaan baby walker sudah dilarang karena memicu angka kecelakaan yang tinggi dan anak cenderung akan duduk sehingga otot panggul tidak terlatih saat proses belajar berjalan. Sementara itu, alternatif alat stimulasi yang bisa orang tua gunakan adalah push-walker atau barang-barang di rumah yang dapat melatih anak mendorong dan bergerak maju. Tentu saja, dalam proses anak belajar berjalan, harus selalu dalam pengawasan orang tua.
  2. Kenali tanda lelah stimulasi pada anak
    Saat anak sedang belajar berjalan, perhatikan durasi dan kondisi anak. Jika sudah terlihat jenuh, lelah, segera hentikan proses belajar. Ulangi stimulasi berjalan saat anak dalam kondisi segar.
  3. Ciptakan bonding yang kuat antara orang tua dan anak
    Dalam membantu anak belajar berjalan, ikatan hati antara orang tua dan anak harus kuat, karena akan mempengaruhi kepercayaan diri dan keberanian anak untuk melangkah. Ia pun percaya terhadap orang tuanya dan tidak takut jatuh saat belajar.

Itulah beberapa tips menstimulasi anak agar dapat berjalan. Rentang usia perkembangan berjalan cukup besar, yaitu 12-18 bulan, sehingga para orang tua jangan terlalu terburu-buru atau khawatir, dan juga bisa waspada jika usia ananda sudah melewati rentang usia tersebut.