Dunia Bisnis

Mengenal Standarisasi Produk Jamu Tradisional BPOM

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini di pasaran sudah semakin banyak saja dijual produk jamu tradisional. Tapi...

Written by Editorial · 1 min read >
jamu tradisional ala BPOM

Seperti yang kita ketahui bersama bahwa saat ini di pasaran sudah semakin banyak saja dijual produk jamu tradisional. Tapi pada kenyataannya tidak semua produk jamu tradisional mampu memenuhi aturan yang telah ditetapkan Badan Pengawas Obat dan Makanan atau yang biasanya dikenal dengan sebutan BPOM, antara lain tentang syarat jamu tradisional, aturan kemasan, dan pedoman cara pembuatan jamu yang baik.

Brainking Plus adalah salah satu contoh jamu tradisional terbaik, tidak hanya dibuat dengan bahan – bahan berkualitas tinggi juga sudah melewati penelitian yang panjang tentang nutrisi otak manusia. Dimana dalam jamu tradisional tersebut ditemukan formula khusus yang berbentuk cairan yang diteteskan dibawah lidah. Dibuat untuk meningkatkan kecerdasan otak, sebelum membeli sebaiknya kenali terlebih dulu standarisasi produk jamu tradisional BPOM berikut ini.

Standarisasi Jamu Tradisional BPOM

Dikenal sebagai formula ajaib untuk optimalkan kecerdasan dan perkembangan otak pada anak, Brainking Plus pastinya dibuat dengan sedemikian rupa agar manfaatnya bisa langsung terasa dan pastinya keamanannya pun lebih terjaga. Salah satu contoh produk jamu tradisional satu ini sudah ber-BPOM itu artinya Anda tidak perlu khawatir saat memberikan Brainking plus pada anak.

Sebagai salah satu Badan Pengawas Obat dan Makanan, bersamaan dengan perwakilan negara anggota ASEAN lakukan sejumlah harmonisasi standar obat atau jamu tradisional serta suplemen kesehatan. Standarisasi di sini dimaksudkan guna meningkatkan kerja sama yang riil, misalnya dalam bentuk kemudahan ekspor – impor antar negara anggota ASEAN.

Adapun syarat – syarat produk jamu tradisional diantaranya sebagai berikut.

  • Memiliki kadar air tak lebih dari 10 persen.
  • Angka kapang, ini merupakan sejenis jamur yang tumbuh di bagian permukaan makanan yang sudah basi atau pun terlalu lama tidak diolah dan khamir atau ragi tidak lebih dari 10.
  • Mikroba patogen negatif alias nol.
  • Aflatoksin tidak lebih dari 30 bpj.
  • Dilarang diberi tambahan bahan pengawet jenis apapun.
  • Wadah tertutup dengan baik.
  • Disimpan di suhu kamar, tempat kering, dan terlindungi dari paparan sinar matahari langsung.

Umumnya kemasan produk jamu tradisional ini juga memiliki sejumlah aturan yang jelas dari BPOM. Dimana pada bagian desain kemasannya yang dianggap tidak memenuhi ketentuan akan ditolak BPOM. Sehingga menjadikan produk jamu tradisional ilegal jika dipaksakan diedarkan dan pastinya juga tidak akan memiliki nomor registrasi. Beberapa aturan desain kemasan produk jamu tradisional BPOM antara lain.

  • Merk
  • Ilustrasi
  • Khasiat atau manfaat
  • Nomor registrasi
  • Logo produk jamu tradisional di bagian kiri atas (penggunaan warna logo tidak bisa diubah dan standar warna yang digunakan adalah hijau tua)
  • Kompisisi produk
  • Nama produsen
  • Peringatan atau perhatian
  • Netto atau isi
  • Tips dan cara agar kandungan produk jamu tradisional tidak mudah kadaluarsa
  • Dosis
  • Logo halal
  • Nomor produksi dan tanggal kadaluarsa

Demikianlah informasi yang bisa kami bagikan tentang standarisasi produk jamu tradisional BPOM. Semoga bermanfaat.