|
[Hiburan] Sambut HUT ke-32 TMII
Gembira Bersama Masyarakat
TEMA sentral perayaan HUT ke-32 Taman Mini Indonesia Indah (TMII) yang berlangsung pada April 2007 adalah menjadikan kawasan obyek wisata ini sebagai Benteng Budaya Pemersatu Bangsa atau Cagar Budaya Bangsa yang harus kita pertahankan dan lestarikan. Maka untuk mewujudkan ini, TMII pun mengajak masyarakat agar menjadikan obyek wisata tersebut menjadi milik bersama.
\"Karena itu kami mengajak masyarakat, kita undang mereka agar bersama-sama, bergembira menyaksikan, menikmati, dan ikut terlibat dalam berbagai acara yang khusus digelar. Ya, acara ini memang kita gelar untuk masyarakat,\" ujar Manager Pemasaran TMII, Djoko Budiono kepada Pelita, kemarin.
Acara Pekan HUT ke-32 TMII meliputi acara pokok yang bersifat seremonial. Kegiatan pendahuluan telah dilakukan adalah ziarah ke makam Ibu Tien Soeharto di Solo, Jawa Tengah. \"Ya, memang secara bergilir karyawan TMII setiap tahun diberi kesempatan melakukan ziarah ke makam pemrakarsa TMII,\" ungkap Djoko.
Perjalanan ziarah itu juga digunakan sebagai kegiatan studi banding ke beberapa obyek wisata lain, seperti Borobudur. \"Disamping itu, secara internal kita juga telah melakukan berbagai macam kegiatan seperti bola voli, catur, bulungtangkis, tarik tambang, dan sebagainya,\" jelas Djoko.
Dikatakan, setelah secara resmi Pekan HUT ke-32 TMII dibuka Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Menbudpar) Ir Jero Wacik, SE; tanggal 17 April 2007 dilakukan upacara bendera dan penyerahan penghargaan kepada pegawai teladan.
Ditegaskan Djoko, sudah menjadi kebiasaan pengelola TMII usai upacara dilakukan ziarah ke makam Jenderal Manajer dan wakil yang telah wafat. Ada tiga tujan, yaitu Taman Makam Pahlawan Nasional Kalibata, Tanah Kusir, dan Pejompongan.
Pemotongan tumpeng
SECARA terpisah, Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) TMII Jaya Purnawidjaya mengatakan pemotongan tumpeng dan selamatan menjelang HUT diselenggarakan Kamis (19/4) di Sasono Utomo. Sebanyak 11 tumpeng beserta lauk-pauknya setelah dibacakan doa pemuka agama dan kepercayaan menjadi santapan undangan yang hadir.
Dikatakan Purnawidjaya, puncak peringatan HUT ke-32 TMII \"jatuh\" pada hari Jum\'at (20/4) dipusatkan di Sasono Langen Budoyo. \"Menteri Dalam Negeri dijadwalkan memberikan sambutan pada peringatan HUT ke-32 TMII dan membuka Pameran Makanan Khas Nusantara,\" katanya.
Penutupan pekan oleh Menteri Pendidikan Nasional atau Menteri Pemberdayaan Perempuan dilaksanakan pada hari Minggu (22/4) di Sasono Langen Budoyo.
Sementara Pawai Budaya dan Gelar Kesenian Rakyat diadakan di Plaza Tugu Api Pancasila pada Minggu (15/4) pukul 15.00 WIB. Pawai budaya ini menampilkan barisan/arak-arakan yang diikuti provinsi di Indonesia akan mengelilingi Arsipel Indonesia.
Acara puncak
PURNAWIDJAYA menjelaskan, untuk gelar seni penyambutan acara puncak terdiri dari aneka kesenian rakyat seperti Reog Ponorogo, Sisingaan, Jejangkungan, Debus, Liong, dan Barongsai digelar Jum\'at (20/4) pukul 10.00 WIB di Plaza Tugu Api Pancasila. \"Selain berfungsi untuk menyambut tamu undangan, atraksi seni ini dapat disaksikan pengunjung TMII,\" katanya.
Gelar Eksotika Indonesia Timur merupakan acara pokok yang ditampilkan pada puncak HUT ke-32 TMII, Jum\'at (20/4). Kekayaan budaya Indonesia Timur yang diwakili oleh Sulawesi, Maluku, dan Papua digarap dalam kemasan 45 menit dan disaksikan oleh Mendagri bersama undangan.
\"Pergelaran Wayang Kulit dengan dalang kondang Ki Begug Purnomosidi bersama 10 dalang lainnya akan menggelar lakon Rama Tambak di Panggung Terbuka Taman Anggrek, Sabtu (21/4) pukul 08.00 WIB. Kelir yang digunakan sepanjang 30 meter,\" ujar Humas TMII, Jerry kepada Pelita, kemarin.
Untuk pagelaran Wayang Orang Sekar Pudak dibawah arahan sutradara John Sutejo, sebanyak 53 wanita dari berbagai profesi akan menampilkan lakon Arjuna Catur (Arjuna Kembar Empat). Dalang Nyi Rahayu Setyowati (Wati) dan dimeriahkan tampilnya pelawak wanita terkenal, Yati Pesek dan Ciblek. Pergelaran dilakukan Sabtu (21/4) pukul 20.00 WIB di Sasono Langen Budoyo.
\"Gelar Persada Nusantara merupakan sajian tarian oleh sanggar-sanggar tari yang ada di lingkungan TMII. Mereka tampil Minggu (22/4) di Sasono Langen Budoyo pukul 10.00 WIB,\" katanya.(atn)
|